Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Kecewa dengan Muhaimin, Ketua DPC dan Pengurus PKB Ramai-Ramai Mundur

Kecewa dengan Muhaimin, Ketua DPC dan Pengurus PKB Ramai-Ramai Mundur
Kecewa dengan Muhaimin, Ketua DPC dan Pengurus PKB Ramai-Ramai Mundur

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Sumatera Barat

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Meinanda, menyatakan mundur dari keanggotaan karena kecewa dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Menurut Meinanda, Muhaimin telah mengingkari janjinya pada Muktamar PKB Bali.

"Waktu Muktamar Bali, Ketum sendiri yang sampaikan bahwa tidak ada penggantian Ketua Dewan Tanfidz di semua tingkatan. Bahkan itu masuk dalam peraturan partai Pasal 1 tahun 2019, ayat 2," kata Meinanda kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Namun dalam pelaksanaannya, ternyata Muhaimin melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) hampir di seluruh daerah.

"Yang lebih mengecewakan lagi, pelaksanaan muscab itu terkesan ada pemaksaan, bahkan DPC tidak dilibatkan sama sekali," ujar Meinanda.

Lebih lanjut, Meinanda yang merupakan salah satu pendiri PKB di Kabupaten Lima Puluh Kota itu, mengaku situasi partai saat ini sudah tidak kondusif.

"Dulu partai penuh kekeluargaan, sekarang suasananya sudah berbeda. Muhaimin suka memaksakan kehendak sendiri dan cenderung otoriter," ucapnya.

Dari informasi yang didapat, selain Ketua DPC PKB Kabupaten Lima Puluh Kota, beberapa pengurus inti juga ikut mundur, salah satunya Bendahara Chandrawita dan juga Yernawati.

Beberapa Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) juga telah menyatakan tekadnya mundur dari partai yang didirikan Gus Dur tersebut.

"Iya, saya juga mundur dari PKB. Banyak alasannya, tapi yang pasti suasana di partai tidak sama lagi, sejak muscab beberapa waktu lalu," ujar Agus Roy, ketua PAC PKB Kecamatan Payakumbuh.

"Beberapa Ketua PAC juga menghubungi saya mengatakan akan mundur. Antara lain Ketua PAC Kapur IX dan beberapa lagi," lanjutnya.

Sebelumnya DPC-DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) wilayah Sumatera Utara juga menyatakan kekecewaannya kepada Muhaimin Iskandar.

Kekecewaan tersebut disampaikan dalam bentuk petisi, yang isinya juga meminta penjelasan tentang pelaksanaan muscab, yang melanggar peraturan partai.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.