Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Minyak Goreng Langka dan Masih Mahal di Kabupaten Samosir 

Penulis: Budi Hutagaol

TVRINews, Kabupaten Samosir

 

Pedagang pasar tradisional di Pangururan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara mengeluhkan pasokan minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET) yang masih terbatas. Sebagian besar minyak goreng masih  diperdagangkan dengan harga lama, Jumat (18/2).

Pasokan minyak goreng sebenarnya masih bisa ditemukan namun dalam jumlah yang sangat sedikit. Sehingga, para pedangang dan pembeli mengeluhkan hal ini, karena sulit ditemukan minyak goreng di pasar tradisional, toko grosir, hingga di supermarket.

Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan Rista Sitanggang mengatakan sesuai dengan hasil monitoring di lapangan pasokan minyak goreng eceran di Kabupaten Samosir masih stabil dengan harga Rp14 ribu per liter.

Rista Sitanggang mengatakan bahwa ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Samosir untuk saat ini masih mencukupi. Ia juga mengatakan bahwa untuk harga minyak goreng di pasaraan saat ini sesuai dengan HET sekitaran Rp14 ribu per liter dan juga untuk stok ketersediaan masih memadai untuk warga masyarakat Kabupaten Samosir.

“Namun yang menjadi kendala untuk saat ini adalah perubahan jadwal pengiriman pasokan minyak goreng dari pabrik ke distributor yang ada di Kabupaten Samosir menyebabkan keterlambatan pendistribusian,” kata Rista, Jumat (18/2/2022).

Akan teteapi, hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dikeluhkan oleh warga dan para pedagang di Kabupaten Samosir bahwa minyak goreng sulit ditemukan. Jika ditemukan masih tetap pada harga yang lama sekitar Rp20 ribu per liter.

Salah seorang pedagang Pasar Tradisional PangururanbNelsi Simbolon mengatakan pasokan minyak dari para distributor saat ini sulit didapat. Ia mengaku biasanya dapat menjual minyak hingga satu karton (satu lusin).

Namun, untuk kali ini hanya setengah karton (setengah lusin) akibat stok minyak goreng dari distributor sangat terbatas dan harga jual juga masih dengan harga lama sekitar Rp.20 ribu per liter.

Hal yang sama disampaikan oleh salah seorang pembeli Merlin Nadeak yang mengeluhkan bahwa saat ini minyak goreng dan gula di pasaran, khususnya Pasar Tradisional Pangururan sulit ditemukan. Jika ada pun masih tetap harga lama yang membuat resah warga masyarakat.

Merlin juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Samosir dapat memantau dan memperhatikan secara langsung kelangkaan minyak goreng yang ada di pasaran untuk saat ini.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.