Trending

  • Minggu, 27 November 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Siap Beroperasi Lagi, Bima Arya: Paling Lambat Senin

Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Siap Beroperasi Lagi, Bima Arya: Paling Lambat Senin
Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Siap Beroperasi Lagi, Bima Arya: Paling Lambat Senin

Penulis : Andi Firmansyah

TVRINews, Bogor

 

Kabar gembira datang bagi warga Kota Bogor. Biskita Trans Pakuan kembali siap mengaspal di 4 koridor dalam waktu dekat. Sebelumnya,  Biskita Trans Pakuan mengalami jeda operasional lantaran ada penyesuaian mekanisme pengadaan barang/jasa dari pelelangan umum menjadi pengadan melalui e-catalog.

Kabar baik itu disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya usai bertemu dengan Plt Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Setiadi di sela rapat koordinasi di Vimala Hills, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/01/2022).

“Sedang dilakukan percepatan, akselerasi penyesuaian proses e-catalog. Saya tadi komunikasi dengan Plt Kepala BPTJ, dan Insya Allah kembali mengaspal paling lambat hari Senin (17/01/2022),” ungkap Bima Arya.

Jeda operasional ini juga dimanfaatkan Pemkot Bogor dan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor untuk melakukan persiapan, armada maupun shelter.

“Sekarang kita cek-cek lagi kesiapan armada, 1-2 hari ini. Untuk hari Senin siap kembali melayani warga Bogor,” kata Bima.

Bima menambahkan, warga bisa menikmati layanan Biskita Trans Pakuan masih secara gratis.. “Masih belum berbayar. Nanti tahapan-tahapan untuk berbayarnya terus kami komunikasikan dengan BPTJ dan dewan,” pungkasnya.

Sebelumnya, BPTJ Kemenhub mengumumkan adanya jeda operasional pada layanan Biskita Trans Pakuan per 1 Januari 2022. Penghentian sementara operasional ini tidak hanya terjadi di Kota Bogor, tapi juga di lebih dari 30 daerah yang mengoperasikan layanan sejenis dari Kemenhub. 

Alasannya, lantaran adanya penyesuaian mekanisme pengadaan barang/jasa dari pelelangan umum menjadi pengadaan melalui e-catalog. Selain itu, BPTJ mengaku sedang mengusulkan kontrak tahun jamak kepada Kementerian Keuangan untuk memberikan iklim investasi yang lebih menarik bagi operator sekaligus memberikan jaminan layanan jangka panjang.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.