Trending

  • Kamis, 30 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Permudah Layanan, Vaksinasi akan  Digelar di Masjid Usai Tarawih

Permudah Layanan, Vaksinasi akan  Digelar di Masjid Usai Tarawih
Foto : Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut B.Panjaitan

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Sejak diumumkan sebagai salah satu syarat mudik Idul Fitri tahun ini, laju vaksinasi harian untuk vaksin booster di seluruh Provinsi Jawa-Bali mengalami tanda-tanda peningkatan yang cukup tinggi.

Dalam kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, menyebutkan bahwa Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. 

Sementara, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Untuk itu, pemerintah akan terus menjaga momentum baik ini dan mendorong kemudahan masyarakat dalam menjangkau gerai-gerai vaksinasi. 

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan pemerintah juga akan menggelar vaksinasi yang dilakukan setelah selesai Salat Tarawih dan tempat publik lainnya seperti stasiun/bandara/terminal bis, pusat keramaian (mall), dan tempat-tempat pelaksanaan mudik bersama. 

"Dalam kesempatan yang baik ini, pemerintah mempersilahkan masyarakat untuk dapat melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat (menggunakan masker), melakukan pengecekan suhu, dan memastikan tempat ibadah memiliki saluran udara/ventilasi yang baik," kata Luhut dalam konferensi pers Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, Senin (4/4/2022).

Selain itu, Luhut mengatakan pemerintah juga akan membagikan masker dan sabun pencuci tangan kepada masjid-masjid untuk dipergunakan masyarakat yang sedang menjalankan Ibadah Ramadan.

Pemerintah juga akan memohon kepada Forkompimda dan Pengelola Mall atau Restoran agar tetap menegakkan penggunaan PeduliLindungi di mall, restoran, dan kafe, terutama pada saat mendekati waktu berbuka puasa. Selain itu jam buka mall, restoran, dan kafe akan diperpanjang hingga pukul 22.00 pada kabupaten/kota level 2.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.