Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Tokoh Lintas Agama Serukan Dukungan untuk Vaksin Covid-19

Tokoh Lintas Agama Serukan Dukungan untuk Vaksin Covid-19
Tokoh Lintas Agama Serukan Dukungan untuk Vaksin Covid-19

Reporter: Christhoper N. Raja

TVRINews, Jakarta

Kementerian Kesehatan mengadakan vaksinasi massal bagi ulama, santri, dan tokoh lintas agama di Aula Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/3/2021). Mereka pun memberikan dukungan kepada program vaksinasi ini.

Saccapiyo, bhikkhu dari Padesanayaka, Sulawesi Tenggara, yang mendapat vaksinasi, mengatakan vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk memutus rantai penularan, yang masih terus terjadi. Dia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia tidak ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk melindungi diri, keluarga, dan anggota masyarakat lain dari penularan Covid-19.

”Saya yakin pemerintah telah melakukan berbagai penelitian sehingga vaksin Covid-19 aman dan halal. Dan tidak mungkin pemerintah ingin menjerumuskan anggota masyarakatnya sendiri,” kata Saccapiyo dalam rilis tertulis yang diterima TVRINews.com Rabu (10/3/2021).

Hal serupa diungkapkan Arifin, tokoh Kepercayaan Sapta Darma, Semarang. Dia mengaku takut jarum suntik, tapi setelah divaksin tidak merasa sakit.

“Hanya seperti digigit semut. Cepat sekali selesai, hanya hitungan detik,” katanya sambil mengajak masyarakat mendukung dan menyukseskan program vaksinasi pemerintah.

Hal senada dikatakan Ketua Majelis Wali Agama Hindu Indonesia Provinsi Jawa Tengah Anak Agung Ketut Darmaja. Dia juga sangat mendukung program mulia pemerintah ini.

Menurut Darmaja, meskipun sudah mendapat vaksin Covid-19, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan melakukan jaga jarak dengan menghindari kerumunan.

”Kami sudah menyosialisasi program vaksinasi ini ke semua kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Umat Hindu tidak ada yang menolak vaksinasi,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah Ustad Abu Choir menambahkan, sebagai mitra pemerintah, NU Jawa Tengah telah melakukan sosialisasi vaksinasi ke-4.600 pesantren. Organisasi ini sudah melakukan pendataan tokoh pesantren untuk terlibat dalam vaksinasi, juga para santri.

”Pandemi ini masalah bersama, maka mengatasinya harus secara bersama. Semua harus proaktif dan berkolaborasi mengatasi pandemi. Pesantren akan berhasil mengatasi pandemi bila melakukannya secara bersama,” ucapnya.

 

Editor : Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.