Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Ekonomi

  • 0 Komentar

Ingatkan 'Kesalahan' Garuda, Menteri Erick Warning Direksi Pelita Air

Ingatkan 'Kesalahan' Garuda, Menteri Erick Warning Direksi Pelita Air
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir saat Inaugural Flight Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (28/4/2022)

Penulis: Fera Belinda

TVRINews, Jakarta

Maskapai Pelita Air hari ini, Kamis (28/4) memulai penerbangan komersial nya. Sebagai maskapai pelat merah, Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan manajemen Pelita Air untuk bekerja profesional.

"Pelita harus dikelola dengan good corporate governance, transparan, dengan fokus market domestik. Ini saya rasa menjadi kesempatan untuk Pelita menjadi besar", kata Erick dalam acara Inaugural Flight Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (28/4/2022) yang disiarkan melalui akun media sosialnya.

Erick tidak ingin tata kelola yang bermasalah pada BUMN penerbangan, juga terjadi di Pelita Air. 

"Kesalahan yang sudah terjadi, di tempat lain, tidak boleh terulang di sini," tegasnya.

"Jika terjadi, saya tidak segan-segan, kalau terulang saya yang laporin langsung", lanjutnya.

Warning Menteri BUMN Erick Thohir kepada jajaran Direksi Pelita Air bukan tanpa alasan. Dalam catatan TVRINews, sengkarut keuangan yang dialami maskapai nasional Garuda Indonesia disebabkan banyak hal, salah satunya ada dugaan mark up sewa pesawat. 

"Masak sewa pesawat kita lebih mahal dari negara lain, aneh kan. Saya yakin Pelita tidak," kata Erick.

Mahalnya sewa pesawat Garuda sempat diungkap oleh Eks Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Peter Gontha. Melalui akun media sosialnya, Peter membeberkan Garuda Indonesia mendapat harga sewa sangat tinggi dari lessor atau perusahaan leasing pesawat. 

Peter Gontha menyebut untuk Boeing 777 harga sewa di pasaran rata-rata US$ 750 ribu per bulan. Tetapi Garuda Indonesia dua kali lipat yaitu sekitar US$ 1,4 juta.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.