Trending

  • Rabu, 1 Desember 2021

Metro

  • 0 Komentar

Dedikasi Tanpa Tapal Batas, Polisi Sambangi Guru di Pulau Harimau

Dedikasi Tanpa Tapal Batas, Polisi Sambangi Guru di Pulau Harimau
Berbagai bantuan diberikan seperti, alat tulis, dan sembako serta uang tunai untuk dewan guru yang diserahkan langsung oleh Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali.

Penulis: Agus Mughni Hakim

TVRINews, Lampung Selatan

Memperingati hari Guru Nasional ke-76 tahun, Rabu (24/11),  jajaran Ditlantas Polda Lampung menyambangi sejumlah siswa dan siswi serta dewan guru di SD Negeri 5 Sumur, Pulau Harimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. 

Berbagai bantuan diberikan seperti, alat tulis, dan sembako serta uang tunai untuk dewan guru yang diserahkan langsung oleh Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali.

Pada kesempatan tersebut Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali menyapa langsung para guru dan siswa-siswi, serta memberikan pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas kepada siswa di sekolah tersebut.

"Kita melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati hari guru nasional yang jatuh pada hari ini tanggal 25 November 2021, Direktorat lalu lintas memberikan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para guru yang berada di daerah terpencil di sini, yaitu di Pulau Harimau yang ada di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan" kata Wadirlantas kepada media. 

AKBP M. Ali menambahkan, guru-guru di SD Negeri 5 Sumur berjuang meningkatkan pendidikan di kepulauan ini. Mereka harus berjuang setiap hari, menyeberang naik kapal untuk bisa menuju lokasi tempatnya mengajar, dan itu dilakukan berpuluh-puluh tahun. 

"Mereka ini (guru) bukan saja ebagai pahlawan tanpa tanda jasa melainkan pahlawan tanpa tapal batas, yang artinya tidak mengenal jarak atau sekatan untuk berjuang mencerdaskan anak-anak khususnya di pulau. Sehingga Apa yang kita lakukan ini sebagai wujud kepedulian terhadap guru di hari guru nasional ini, kami dan kita semua wajib mengapresiasi atas perjuangan mereka, semangat mereka untuk bisa meningkatkan pendidikan di kepulauan ini (Pulau Harimau)", pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dian Purba Dhini, salah satu guru SD Negeri 5 Sumur mengatakan, mengajar di pulau terpencil memang sangat-sangat beda dari kita mengajar di daratan, dari segi murid maupun dari fasilitasnya.

Untuk bisa menuju lokasi mengajar, setiap hari guru harus menyeberang laut menggunakan perahu selama 10 hingga 30 menit tergantung kondisi cuaca.

"Itulah tantangannya mengajar di pulau terpencil. saya menuju ke sini itu bukan karena menilai materi , tetapi pengabdian. Harapannya di hari guru ini, ya kita guru di pulau ini harus bisa lebih bekerja keras untuk mendidik anak, karena orang yang bisa mengajar belum tentu bisa mendidik. Nah di situlah kita tantangannya, dan harapan saya pribadi kepada pemerintah, ya tolonglah guru yang ada di pulau ini ini cepat diangkat dengan cara prioritas, karena untuk usia dan masa kerja mereka sudah puluhan tahun. Untuk di SD Negeri 5 Sumur Pulau Harimau tolong diperhatikan segala fasilitasnya," tutup Dian.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.