Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Internasional

  • 0 Komentar

3 Warga Terluka Parah Saat Protes Kebijakan Covid-19 di Belanda

Penulis : M. Fariz Naufal

TVRINews, Den Haag

 

Tiga orang dirawat di rumah sakit di Rotterdam pada Sabtu (20/11/2021) setelah mereka terluka parah ketika polisi Belanda melepaskan tembakan saat terjadi protes kekerasan terhadap kebijakan Covid-19, kata pihak berwenang.

Kerumunan yang terdiri dari beberapa ratus pengunjuk rasa membakar mobil, menyalakan kembang api dan melemparkan batu ke arah polisi selama protes pada Jumat (19/11/2021) malam. Polisi membalas dengan tembakan peringatan dan water canon.

Polisi Rotterdam memposting di Twitter pada Sabtub(20/11/2021) bahwa 51 orang telah ditangkap, setengah di antaranya berusia di bawah 18 tahun.

"Tiga pengunjuk rasa terluka ketika mereka terkena peluru, mereka dilarikan ke rumah sakit," tambah polisi, dalam informasi terbarunya setelah sebelumnya melaporkan dua orang terluka.

Pihak berwenang sedang menyelidiki penembakan itu apakah orang-orang yang terluka terkena peluru yang berasal dari polisi, tambah mereka.

Walikota setempat, Ahmed Aboutaleb, mengatakan protes itu telah berubah menjadi "pesta kekerasan."

"Polisi dipaksa untuk menarik senjata mereka dan bahkan melepaskan tembakan langsung," katanya dalam konferensi pers Sabtu (20/11/2021) pagi.

Menteri Kehakiman Belanda Ferd Grapperhaus mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "kekerasan ekstrem" terhadap polisi dan petugas pemadam kebakaran di Rotterdam merupakan hal yang "menjijikkan."

"Hak untuk memprotes sangat penting dalam masyarakat kita, tetapi apa yang kita lihat tadi malam hanyalah perilaku kriminal," kata Grapperhaus.

Para pengunjuk rasa berkumpul untuk menyuarakan penentangan terhadap rencana pemerintah untuk membatasi akses ke tempat-tempat dalam ruangan bagi orang-orang yang memiliki "corona pass", yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi atau telah pulih dari infeksi.

 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.