Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pemuda Milenial Tasikmalaya Sukses  Bertani Melon

Pemuda Milenial Tasikmalaya Sukses  Bertani Melon
Dadan Ridwan (28), seorang pemuda milenial asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sukes menjadi petani melon

Penulis : Toni Sontani
TVRINews, Tasikmalaya


Dadan Ridwan (28), seorang pemuda milenial asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sukes menjadi petani melon, setelah lahan Green House yang disewanya ditanami bibit melon unggul yang memiki kualitas super manis. Kini, 4000 batang melon siap untuk dipanen.

Dadan yang pernah magang 2 tahun di Jepang menerapkan ilmunya yang diperolehnya dari Negeri Matahari Terbit tersebut untuk bertani melon. Ia sudah menuai hasil setelah 3 kali panen, dengan omzet puluhan juta rupiah sekali panen.

Menurut Dadan karakter tanah di Indonesia sebenarnya lebih bagus daripada di Negara Jepang. Namun karena kurangnya pemahaman ilmu dan teori dalam bercocok tanam melon, banyak petani yang gagal. Karenanya ia mencobanya dengan teknik berdasarkan pengalaman yang pernah ia peroleh ketika di Jepang, dan terbukti berhasil.

"Saya bertani melon mencoba menggunakan teknik di Jepang, alhamdulilah hasilnya sangat memuaskan dengan cara pemeliharaan dan pemupukan yang teratur," jelas Dadan.

Kini ia sudah 3 kali menanan melon berkualitas, di antaranya jenis Gold Melon, Adinda, Kirani, dan jenis Sakata. Hasilnya cukup menjanjikan, dari 2000 hingga 4000 batang melok bernilai Rp.80 juta.

"Hasilnya cukup menjanjikan dari setiap panen melon. Yang panen petik langsung dibandrol dengan harga Rp.25 ribu yang beratnya mencapai 1-2 kg, dan setiap panen petik  langsung ini tidak hanya membeli saja namun memberikan edukasi kepada setiap  pembeli, yang kebanyakan jadi tempat selfie" ujar Dadan.

Pada panen di lahan Green House kali ini, ada 4000 batang melon siap dipanen, yang masa puncaknya pada diperkirakan 20 Januari mendatang.

"Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas rasa, setiap pohon melon hanya satu buah yang dijadikan agar kualitas rasa tetap manis", pungkasnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.