Trending

  • Minggu, 3 Juli 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

100 Pemain dan Ofisial Terpapar Covid-19, PSSI dan PT. LIB Putuskan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Berlangsung di Bali

100 Pemain dan Ofisial Terpapar Covid-19, PSSI dan PT. LIB Putuskan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Berlangsung di Bali
100 Pemain dan Ofisial Terpapar Covid-19, PSSI dan PT. LIB Putuskan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Berlangsung di Bali

Penulis: Chirsthoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Keberlangsungan BRI Liga 1 2021/2022 Seri IV diputuskan tetap dilanjutkan di Bali. Keputusan ini diambil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat melaksanakan emergency meeting.

Saat ini keberlangsungan BRI Liga 1 2021/2022 dapat terbilang memasuki masa kritis karena sekitar 100 pemain plus ofisial terpapar Covid-19. Meski demikian, tingkat kesembuhan juga relatif tinggi sebesar 70% dalam rentang waktu 4-5 hari.

“Sisanya saat ini sedang dalam masa pemulihan. Saya rasa pemain memiliki antibodi dan stamina yang tinggi. Jadi kalau pun kena Covid-19, tidak butuh waktu lama untuk recovery dan akhirnya diyatakan sembuh,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam keterangan resmi yang diiterima oleh TVRINews.com, Sabtu (5/2/2022).

Menurut Yunus, Ketua Umum dan semua Exco PSSI menyadari bahwa Covid-19 kini mulai melonjak lagi, khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Setelah melakukan emergency meeting melalui virtual zoom, akhirnya disepakati BRI Liga 1 2021/2022 terus dilanjutkan di Pulau Bali dengan berbagai pertimbangan, antara lain terkait jadwal BRI Liga 1 2021/2022, FIFA, AFC, dan AFF, perjanjian dengan broadcaster, kontrak pemain, dan lain sebagainya.

Selain itu, keputusan ini juga merujuk pada regulasi Liga 1 pada Ayat 5, yang berbunyi, “jika ada pemain dan ofisial yang tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan karena kasus Covid-19 yang terkonfirmasi oleh Satuan Tugas Covid-19, klub diminta untuk mendatangkan bila ada pemain standby di kota domisili/lainnya yang telah terdaftar dari 35 pemain yang didaftarkan,” ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pertandingan tetap dapat dijalankan sesuai jadwal. (prosedur pengesahan pemain tetap sama).

Sementara Ayat 6 berisi, “untuk menghindari keraguan, keberadaan kasus Covid-19 yang dikonfirmasi untuk Individu mana pun tidak akan berdampak pada penjadwalan pertandingan. Hanya individu tersebut yang tidak diizinkan bertanding dan mendapat penanganan Satgas Covid-19. Sedangkan pertandingan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.”

Kemudian, Ayat 7 tertuang, “dalam keadaan luar biasa, dimana setelah swab tes rapid antigen pada hari pertandingan membuat klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI bisa segera menggelar rapat darurat untuk memberikan keputusan dalam tempo cepat dan setiap keputusan akan bersifat final,”


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.