Trending

  • Jumat, 20 Mei 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Jaksa Agung Minta Instrumen Pengawasan Dijalankan Secara Efisien

Jaksa Agung Minta Instrumen Pengawasan Dijalankan Secara Efisien
Jaksa Agung Minta Instrumen Pengawasan Dijalankan Secara Efisien

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Jakarta

Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, membuka rapat kerja teknis (Rakernis) bidang pengawasan Kejaksaan RI tahun 2021 secara virtual dari ruang kerjanya di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2021).

Hadir secara virtual, yaitu Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak, Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, para Staf Ahli Jaksa Agung RI, para Pejabat Eselon II dan Eselon III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, para Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia beserta Asisten Pengawasan dan jajaran, dan Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Indonesia dari ruang kerja atau dari kantor masing-masing.

Mengawali arahannya, Burhanuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas terselenggaranya Rakernis ini. "Saya berharap ikhtiar yang kita lakukan dapat memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya penguatan pengawasan dalam mengakselerasi perubahan dan perbaikan. Serta meningkatkan performa kinerja Kejaksaan dalam upaya memulihkan dan menumbuhkan kepercayaan publik (public trust)," katanya.

Forum Rakernis ini, dilanjutkannya, dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Oleh karena itu dia mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat serta selalu gunakan masker.

"Saya juga minta kepada segenap pimpinan di bidang pengawasan agar senantiasa memastikan ketersediaan fasilitas dalam penerapan protokol kesehatan. Meskipun di Indonesia saat ini tren kasus Covid-19 telah menurun, namun kita harus tetap waspada," sambungnya.

Lebih jauh dikatakannya,  Rakernis Pengawasan yang paling akhir ini sejalan dengan manajemen organisasi yang menempatkan pengawasan sebagai instrument controlling, artinya pengawasan bertanggungjawab memonitor dan memastikan organisasi telah berjalan sesuai perencanaan. 

Sehingga dari bidang inilah ukuran keberhasilan bidang pembinaan, bidang intelijen, bidang tindak pidana umum, bidang tindak pidana khusus, bidang perdata dan tata usaha Negara, bidang pidana militer dan badan Diklat akan dinilai secara keseluruhan.

"Mengingat fungsi strategis dari bidang pengawasan, maka saya berharap pelaksanaan tugas pengawasan dipastikan bisa dijalankan secara efektif dan efisien. Saya yakin jika semua instrumen pengawasan bisa digerakkan secara efektif, maka Insya Allah kinerja organisasi berjalan sesuai harapan," tutupnya. 

 

 


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.