Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Modus Tempel, 7 Tersangka Peredaran Sabu dan Ganja Diciduk

Modus Tempel, 7 Tersangka Peredaran Sabu dan Ganja Diciduk
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto

Penulis.  : Doni Irwandy

TVRINews, Sumedang

 

Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang mengamankan 7 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja. 

Dalam menjalankan aksinya para tersangka menggunakan modus menempelkan sabu atau ganja di suatu tempat yang kemudian diambil oleh tersangka lainnya.

Tujuh tersangka yang ditangkap, merupakan kurir, enam di antaranya, merupakan warga Bandung. Satu tersangka lainnya, warga Sumedang.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, tujuh tersangka diamankan pada waktu yang berbeda.

"Jadi pada tanggal 3, 6 dan 8 Januari, Polres Sumedang mengamankan 7 tersangka penyalahguna sabu-sabu dan ganja," kata Eko saat menggelar konferensi pers di Polres Sumedang, Rabu (12/01/2022).

7 tersangka itu, kata Eko, yakni MF (28), FK (26), JJ (29), IG (24), ADK (34), CK (21) dan TK (24). Semuanya diamankan beserta barang bukti 290,5 gram ganja dan 25,9 gram sabu-sabu. Kemudian dua buah alat timbang digital, alat pres plastik, dua buah alat hisap beserta sejumlah handphone. 

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Sementara untuk kasus ganja, dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp. 8 miliar.

"Kemungkinan pasal yang diterapkan adalah pasal pengedar, karena dari penggeledahan ditemukan juga plastik kosong dan timbangan yang mengindikasikan akan mencari keuntungan dari penjualan narkotika tersebut," ujar Eko.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.