Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Update Tragedi Kanjuruhan: 131 Meninggal Dunia, 31 Luka Berat, dan 253 Luka Ringan

Update Tragedi Kanjuruhan: 131 Meninggal Dunia, 31 Luka Berat, dan 253 Luka Ringan
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Malang

Data korban jiwa yang tewas dalam tragedi Kanjuruhan, usai laga Arema kontra Persebaya, hingga saat ini, Senin (3/10/2022) terus bertambah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, berdasarkan data yang dikumpulkan dari dinas kesehatan yang dari 25 rumah sakit di daerah Malang.

"Data dari Dinas Kesehatan menyebutkan bahwa 131 meninggal dunia, 31 luka berat, 253 luka ringan dan sedang," kata Emil, Senin (3/10).

Baca Juga: 174 Orang Meninggal, Presiden FIFA Sebut Tragedi Kanjuruhan di Luar Pemahaman

Emil menjelaskan terkait data korban yang saat ini simpang siur itu karena ada beberapa korban yang belum teridentifikasi identitasnya.

"Maka dari itu Kami menyarankan agar kita mengacu untuk sementara waktu kepada angka dan data dari Dinas Kesehatan," ucap Emil.

Sebelumnya diberitakan, pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya yang selesai dengan skor 2-3 berakhir tragis. 

Sebelumnya, Wagub Jatim telah menyampaikan terdapat 174 korban jiwa meninggal. Sementara 11 luka berat dirawat di 8 rumah sakit rujukan, pada Minggu (2/10) kemarin 

Data tersebut, kemudian hari ini direvisi menjadi 131 meninggal dunia, 31 luka berat, 253 luka ringan dan sedang.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Menkopolhukam: Bukan Bentrok Antar Suporter

Tragedi Kanjuruhan tersebut menjadi tragedi terbesar di Indonesia dan bahkan nomor dua di dunia. 

Jumlah korban tewas di Stadion Kanjuruhan pada Senin (3/10) sudah melewati tragedi yang terjadi di Accra Sports Stadion, Accra, Ghana. Kejadian di salah satu negara Benua Afrika itu menewaskan 126 orang pada 9 Mei 2001.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.