Trending

  • Minggu, 3 Juli 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Sempat Dijemput Paksa, Haris Azhar dan Fatia Mauliyanti Tiba di Polda Metro Jaya

Sempat Dijemput Paksa, Haris Azhar dan Fatia Mauliyanti Tiba di Polda Metro Jaya
Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti tiba di Polda Metro Jaya berasama kuasa hukumnya untuk menjalani pemeriksaan atas laporan tuduhan pencemaran nama baik

Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta


Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti tiba di Polda Metro Jaya berasama kuasa hukumnya untuk menjalani pemeriksaan atas laporan tuduhan pencemaran nama baik yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Awalnya, Fatia dan Haris didatangi oleh 4-5 anggota polisi di kediamannya masing-masing pada Selasa (18/01/2022) pagi tadi untuk dibawa ke Polda Metro Jaya. Mereka pun menolak dan memilih untuk datang sendiri, meski demikian mereka mengaku heran atas usaha penjemputan paksa yang dilakukan oleh polisi. 

Haris yang pertama hadir, ia tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.25 WIB dengan menggunakan kemeja putih didampingi kuasa hukumnya. Atas upaya penjemputan oleh polisi, ia mengaku heran sebab selama ini atas dasar pengakuannya selalu bersurat dengan baik. 

"Ya kalau gak hadir saya kan memberikan penjelasan," kata Haris di Polda Polda Metro Jaya, Selasa (18/01/2022). 

Tak hanya itu, ia juga mengaku heran atas alasan polisi yang menjemput dirinya, karena dinilai tidak wajar. Bahkan, ia mengklaim selama ini selalu bersurat dengan baik. 

"Saya tidak tahu wajar atau tidak wajar. Saya selalu mengirim surat secara baik-baik," ujar Haris.

Tak lama berselang, giliran Fatia Maulidiyanti hadir di Polda Metro Jaya sekitar puk 11.30 WIB. Sesampainya di lokasi, ia tidak banyak berkomentar terkait penjemputan, namun ia mengaku ketidakhadiran dua kali dirinya karena dia sibuk kerja. 

"Ya saya juga kerja," tutur Fatia.

Sebagai informasi, Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti atas dugaan pencemaran nama baik. Ia menuding Direktur Lokataru tersebut melakukan pencemaran nama baik dalam kanal youtube miliknya yang dinilai berisi berita bohong dan fitnah.

Ia menegaskan atas tindakannya Haris Azhar harus diproses melalui jalur hukum karena sudah dua kali melakukan pencemaran nama baiknya. Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali ini melaporkan kasus ini berdasarkan pasal Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pidana Umum dan Berita Bohong.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.