Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Ekonomi

  • 0 Komentar

Menjelang Ramadan, Harga Sembako Merangkak Naik, Ketua DPR RI: Pemerintah Harus Konsisten Menerapkan Kebijakan!

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan suci Ramadan 2022 mulai merangkak naik diberbagai daerah di Tanah Air.
Melihat hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan para pemangku kebijakan untuk memastikan agar stok pangan di pasar tersedia sehingga tidak terjadi lonjakan harga. Karena beberapa bahan pangan sudah mulai mengalami kenaikan seperti kedelai, daging sapi, gula, dan tepung terigu.

“Kita ketahui kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah harus bisa menstabilkan harga-harga pangan sebelum bulan Ramadan,” kata Puan, dikutip Rabu (30/3/2022).

Baca Juga: Rem Blong, Truk Bermuatan 14.000 Liter Minyak Goreng Curah Tumpah
 
Selain itu, Puan juga menyoroti permasalahan minyak goreng yang belum juga terselesaikan dalam hal harga, karena imbas dari kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) global. 

“Meski saat ini stok minyak goreng tidak lagi langka, tapi persoalan harga yang tinggi masih membebani masyarakat. Kami harap pemerintah lebih konsisten menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian pasar,” ucap politisi PDI-Perjuangan tersebut.
  
Lebih lanjut, Puan juga meminta agar pemerintah menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan sehingga segala kebutuhan masyarakat saat Ramadan tiba tidak terkendala. 

“Kenaikan permintaan harus dibarengi dengan ketersediaan stok dan lancarnya distribusi agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga. Pengamanan dan pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan juga harus diperketat, dan perlunya tindakan tegas bagi pelaku yang mencoba memainkan harga maupun pasokan bahan pangan di pasar,” ujar Puan.
 
Puan menekankan optimalisasi sinergi dan kerja sama antara semua pemangku kepentingan dalam upaya mengamankan pasokan dan harga pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri. Ia mengatakan, DPR RI juga akan ikut mengawal persoalan ini. 

“Baik itu dari sisi kebijakan maupun pengawasan di lapangan. Negara harus bisa menstabilkan stok dan harga pangan, apalagi daya beli masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19, khususnya kelompok renta,” tuturnya.

Baca Juga: Alokasi Capai Rp468 Triliun, Presiden Jokowi : Dana Desa Pacu Pertumbuhan Ekonomi


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.