Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Tinggi Air Laut Pantai Utara Capai 210 cm, Kementerian PUPR: Ekstrim Sepanjang 5 Tahun

Tinggi Air Laut Pantai Utara Capai 210 cm, Kementerian PUPR: Ekstrim Sepanjang 5 Tahun
Tinggi Air Laut Pantai Utara Capai 210 cm, Kementerian PUPR: Ekstrim Sepanjang 5 Tahun

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan penanganan darurat pasca bencana banjir rob di Pantai Utara Jawa. 

Tingginya muka air laut yang mencapai lebih dari 210 sentimeter Mdpl (meter di atas permukaan laut) mengakibatkan sebagian wilayah Provinsi Jawa Tengah bagian utara terdampak banjir rob, seperti Kota Semarang, Kota/Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Demak. 

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa pasang air laut setinggi itu dapat disebut ekstrim.

"Tinggi air laut 210 sentimeter itu sudah ekstrim bila dibandingkan catatan pasang surut 5 tahun terakhir (2017 - 2021) dengan muka air pasang tertinggi pada kisaran +180 cm Mdpl," kata Endra dalam keterangan tertulis yang diterima TVRINews.com, di Jakarta, Rabu (25/5/2022)

Sementara Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi mengatakan upaya penanganan darurat saat ini telah dilakukan tim Kementerian PUPR di daerah.

"Salah satunya dengan menginventarisasi tanggul yang limpas dan apabila ada yang jebol selanjutnya dipasang geobag/jumbo bag sebagai tanggul sementara yang kuat menahan air," ujar Adek.

Lanjut Adek, dampak dari banjir rob ini mengakibatkan tergenangnya Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang sekitar 30-150 sentimeter dan Sungai Meduri yang melintas di Kabupaten atau Kota Pekalongan meluap.

“Dalam upaya penanganan banjir rob di Pantai Utara Jawa, Kementerian PUPR secara bertahap dan terpadu mulai melakukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir mulai dari hulu hingga hilir di sekitar Kota Semarang,” ujar Adek.

Untuk menahan limpasan rob, Adek menyebutkan pihaknya juga telah bangun tanggul rob yang membentang sepanjang 2,17 km dari Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), melingkari kawasan industri Terboyo hingga Kali Sringin. 

"Selain itu juga sedang dilaksanakan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak sepanjang 27 km yang direncanakan terintegrasi dengan tanggul laut," tutur Adek.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.