Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kejari Pesawaran Bentuk 144 Rumah Restorative Justice  

Kejari Pesawaran Bentuk 144 Rumah Restorative Justice  
Kejari Pesawaran Bentuk 144 Rumah Restorative Justice  

 Penulis: Abid

TVRINews, Bandar Lampung

Kejaksaan Negeri Pesawaran bekerja sama dengan 144 Desa, membentuk lamban keadilan jejama atau rumah keadilan restorative, untuk menyelesaikan konflik, tanpa proses hukum.

Pembentukan lamban keadilan, atau rumah restorative justice, di 144 Desa Di Kabupaten Pesawaran bertujuan untuk mensosialisasikan pengetahuan hukum kepada masyarakat desa, terutama tentang restorative justice atau keadilan restoratif, perdamaian konflik atau perkara tanpa proses hukum persidangan. 

Keadilan restoratif merupakan pendekatan yang dilakukan pihak kejaksaan negeri, dalam menyelesaikan konflik hukum dengan menggelar mediasi antara tersangka dan korban serta melibatkan perangkat desa. 

Diana Wahyu Wijayanti, Kajari Pesawaran menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan tiga keadilan restoratif, kepada masyarakat Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran yang sempat berselisih, akibat hutang piutang yang kemudian berujung pada penganiayaan.

Dengan diberlakukannya keadilan restoratif oleh pihak kejaksaan, maka tersangka yang sudah ditahan tersebut dibebaskan dan dikembalikan kerumah beserta barang bukti yang disita. 

Diharapkan, dengan adanya lamban keadilan jejama ini, mampu mengembalikan budaya musyawarah mufakat sebagai gerbang utama dalam mengatasi konflik hukum di Indonesia.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.