Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Ada Unsur Pidana Terbakarnya Kilang Minyak Balongan

Ada Unsur Pidana Terbakarnya Kilang Minyak Balongan
Ada Unsur Pidana Terbakarnya Kilang Minyak Balongan

Reporter: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

Polisi menyebut kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang terjadi pada 29 Maret 2021 dini hari memiliki unsur pidana. 

Hal ini disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Rabub(21/4/2021).Berdasarkan laporan polisi bernomor 147/IV/2021/JABAR/POLRES INDRAMAYU pihaknya langsung melakukan pengusutan kasus. 

Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti-bukti dari TKP serta melakukan uji laboratorium secara forensik oleh pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri. Pada tanggal 16 April dilakukan gelar perkara. 

"Kesimpulan gelar perkara adalah telah ditemukan adanya tindak pidana," kata Brigjen Pol Rusdi. 

"Penyidik menilai dan melihat secara fakta adanya kesalahan, kealpaan hingga terjadi ledakan dan menyebabkan kebakaran, sehingga perkara tersebut dinaikkan pada tahap penyidikan,"sambungnya. 

Unsur pidana pada peristiwa itu dijelaskan Brigjen Pol Rusdi sesuai dengan Pasal 188 KUHP yang berbunyi: Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati.

Terkait potensial sebagai tersangka, Karopenmas Divisi Humas Polri ini belum bisa menyebut. Dia mengatakan akan menyampaikannya kepada publik jika sudah ada  perkembangan hasil dari proses penyidikan.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.