Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Pasca Erupsi Gunung Semeru. Satlantas Polres Lumajang Alihkan Arus Lalu Lintas 

Pasca Erupsi Gunung Semeru. Satlantas Polres Lumajang Alihkan Arus Lalu Lintas 
Melalui akun Instgarmanya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut hal ini dilakukan untuk kebaikan dan keselamatan semua pihak serta memudahkan mobilitas masyarakat setempat.

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Lumajang

Satlantas Polres Lumajang membuat pengalihan lalu lintas pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru yang terletak di Provinsi Jawa Timur. 

Melalui akun Instgarman nya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut hal ini dilakukan untuk kebaikan dan keselamatan semua pihak serta memudahkan mobilitas masyarakat setempat. Ia juga mengimbau masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah khususnya BPBD dan SAR setempat. 

Untuk sementara waktu, Satlantas Polres Lumajang menutup jalur semua kendaraan dari arah Malang menuju Lumajang yang melewati Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Candipuro, hingga jalur Sungai Desa Curah Kobokan, karena dilewati lahar. Arus kendaraan dialihkan melalui Probolinggo. 

Kemudian, seluruh kendaraan dari arah Probolinggo tujuan Malang dialihkan putar balik. Begitu juga semua kendaraan yang berjalan mengarah dari Senduro, Lumajang hingga Poncokusumo Kabupaten Malang maupun sebaliknya juga akan diputarbalikan. 

Sebelumnya, Gunung Semeru mengalami guguran awan panas. Material vulkanik yang terpantau pada Sabtu (4/12) pukul 15.10 WIB ini mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. 

Bahkan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebaran abu vulkanik yang dikeluarkan dari letusan Gunung Semeru sudah memasuki Samudera Hindia. Gunung Semeru meletus atau erupsi sebanyak 54 kali selama 24 jam terakhir dengan amplitudo 11-12 mm, durasi 85-130 detik.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.