Trending

  • Selasa, 9 Agustus 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Luhut Apresiasi Perjuangan Zohri dan Alvina di Olimpiade Tokyo 2020

Luhut Apresiasi Perjuangan Zohri dan Alvina di Olimpiade Tokyo 2020
Luhut Apresiasi Perjuangan Zohri dan Alvina di Olimpiade Tokyo 2020

 

Penulis:Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi perjuangan yang dilakukan oleh sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri dan Alvina Tehupeiory dalam Olimpiade Tokyo 2020. 

“Saya rasa mereka berdua sudah berjuang maksimal. Memang masih ada yang harus diperbaiki ke depannya, tapi kita harus bersabar dan berterima kasih kepada Zohri dan Alvina yang sudah berjuang di Olimpiade,” kata Luhut dalam keterangan resmi yang diterima oleh TVRINews.com, Minggu (1/8/2021).

Zohri yang beraksi pada Heat 4 yang berlangsung Sabtu (31/7/2021) kemarin finish di urutan kelima dengan catatan waktu 10,26 detik. Catatan waktu ini masih di bawah prestasi terbaiknya yaitu 10,03 detik yang diraih pada kejuaraan Seiko Golden Grand Prix 2019. 

Namun, capaian ini dinilai cukup memuaskan, mengingat selama dua tahun terakhir Zohri hanya bertanding satu kali akibat operasi lutut dan pandemi Covid-19 yang membatalkan banyak kompetisi.

Luhut mengaku puas melihat penampilan juara dunia U-20 tahun 2018 ini. Zohri finish di belakang Koike Yuki dari Jepang (10,22), Jason Rogers dari St Kitts and Nevis (10,21), Su Bingtian dari Cina (10,05) dan sprinter Afrika Selatan Gift Leotlela (10.04). 

“Saya yakin Zohri akan semakin baik. Usianya baru 21. Kita proyeksikan dia ke Olimpiade 2024 di Paris,” ujar Luhut.

Sementara, Alvina Tehupeiory mengikuti Olimpiade Tokyo sebagai pengisi Universality Quota sehingga harus mengikuti babak pendahuluan (preliminary) yang berlangsung sehari sebelumnya, Jumat (30/7/2021) lalu. 

Di babak ini, Alvina berhasil finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 11,89 detik di belakang Joella Lloyd dari Antigua (11,55) dan Asimenye Simwaka dari Malawi (11,76) dan lolos ke babak utama.

Kemudian, pada babak utama, Alvina finis di urutan terakhir dengan catatan waktu 11,92 detik. Ketiadaan kompetisi selama 1,5 tahun terakhir juga berpengaruh pada penampilan Alvina. Luhut mengatakan, tanpa uji coba, PB PASI tidak bisa melakukan evaluasi.

Selain itu, Luhut menyampaikan bahwa PB PASI akan segera menyiapkan atlet-atlet terbaik yang dimiliki Indonesia untuk kompetisi-kompetisi terdekat tahun depan seperti Kejuaraan Dunia di AS dan Asian Games di Cina. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa persiapan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Saya yakin Indonesia pasti tidak akan kekurangan atlet atletik berbakat. Sehingga perlu segera disiapkan dan saya akan mensupport penuh atlet-atlet kita,” tutur Luhut.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.