Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

BKSDA akan Evakuasi Burung Merak Hijau

BKSDA akan Evakuasi Burung Merak Hijau
BKSDA akan Evakuasi Burung Merak Hijau

Penulis: Canda AS

TVRINews, Kediri

Warga Kediri dihebohkan dengan penemuan seekor Merak Hijau di kawasan proyek bandara. Hewan langka dan dilindungi tersebut ditemukan pekerja proyek dan diserahkan ke petugas perwakilan wilayah 1 Kediri Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA setempat.

Dalam video amatir yang direkam warga terlihat penemuan burung Merak Hijau di kawasan proyek bandara Kediri. Hewan yang identik dengan ekor panjang ini kemudian diserahkan kepada petugas perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 1.

Hingga saat ini, hewan langka tersebut masih berada di kandang. Petugas memberikan makanan biji-bijian dan vitamin guna menjaga stabilitas kesehatan hewan.

Dengan panjang ekor yang hampir dua meter itu diperkirakan Merak Hijau berusia 2 tahun lebih dan berjenis kelamin jantan.

Saat penyerahan dari warga kepada petugas, kondisi hewan sedikit lemah, sehingga perlu adanya penanganan untuk menjaga kesehatan hewan.

Terkait apakah hewan tersebut berasal dari hutan liar atau dipelihara oleh orang pihaknya masih akan menyelidiki dari perilaku hewan itu sendiri.

Kepala Perwakilan BKSDA Wilayah 1 Kediri Daru Sudiro mengungkapkan sampai saat ini belum terdata penyebaran habitat di wilayahnya.

"Kita bisa memastikan dari perilaku merak nya, apakah dari alam atau apa. Jadi penyebaran merak itu biasanya di hutan hutan yang memiliki savana padang rumput. Kondisi saat ini merak itu sudah mulai makan dan kita berharap tetap sehat,” katanya.

Rencananya, Merak Hijau tersebut akan dikirim langsung ke Balai Besar Konservasi SDA di Sidoarjo. Selain memiliki kandang yang memadai dan keeper professional balai besar juga tersedia dokter hewan.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.