Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Salah Tulis Alamat, Sidang Perdana Praperadilan Kerumunan Petamburan Ditunda

Salah Tulis Alamat, Sidang Perdana Praperadilan Kerumunan Petamburan Ditunda
Salah Tulis Alamat, Sidang Perdana Praperadilan Kerumunan Petamburan Ditunda

Reporter: Nur Khabibi 


TVRINews, Jakarta 

Sidang Praperadilan perdana Muhammad Rizieq Shihab (MRS) terkait penangkapan dan penahanan  perkara kerumumunan di Petamburan digelar di Pengadilan Negeri  (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (22/2/2021).

Sidang hari ini ditunda dikarenakan adanya salah penulisan alamat yang ditulis oleh pihak MRS. Karena itu, pihak termohon menolak untuk hadir di ruang sidang.

"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," ungkap Hakim Suharno saat sidang di ruang utama. 

Suharno melanjutkan, seharusnya dalam surat permohonan dicantumkan alamat Polda Metro Jaya (PMJ), bukan hanya alamat Bareskrim.

"Kami memperhatikan dari permohonan dari pihak termohon yang mana permohonan itu ditujukan Bareskrim Polri qq penyidik Polda Metro Jaya, perkara laporan polisi beralamat di jalan Trunojoyo nomor tiga, mungkin karena alamatnya tidak tepat alamat di sini jalan Trunojoyo nomor tiga adalah alamat Bareskrim," kata Suharno.

Suharno menambahkan, alamat yang dicantumkan oleh kubu termohon tidak tepat sehingga Polda Metro Jaya menolak hadir di persidangan.

"Berdasarkan dari permohonan saudara yang terakhir itu alamatnya tidak tepat, sehingga dari pihak Polda menolak," katanya.

Mendapat teguran tersebut, lantas Pihak MRS memperbaiki alamat dalam surat permohonan di dalam persidangan. Namun, hakim memutuskan sidang ditunda satu pekan.

"Karena praperadilan ada dibatasi oleh waktu dan apalagi berkaitan permohonan penanggapan dan penahanan untuk itu sidang kami tunda, hakim menetapkan pada hari Senin tanggal 1 Maret 2021,"ujar Suharno. 

Praperadilan ini didaftarkan pada nomor 11/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel. Pihak termohon adalah Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya. Dengan adanya gugatan ini, sudah dua kali pihak HRS melayangkan gugatan di PN Jaksel.

 


Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.