Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Paskibraka di Nagekeo Tanpa Pasukan 45

Paskibraka di Nagekeo Tanpa Pasukan 45
Latihan Paskibraka di Kabupaten Nagekeo, NTT

Penulis: Doni Moni

TVRINews, Nagekeo
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia tinggal menghitung hari. Di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, akan ada hal yang berbeda. 

Tahun ini, formasi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) tanpa pasukan 45, yang ada hanyalah pasukan 8 dan 17. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Nagekeo Kristoforus Adja mengatakan, tidak adanya Pasukan 45 pada peringat an HUT ke-77 RI tahun ini disebabkan beberapa alasan, salah satunya pandemi Covid-19 masih belum berakhir. 

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerumuman yang berpotensi mempercepar penyebaran Covid-19. Selain itu, adanya keterbatasan anggaran yang disiapkan oleh pemerintah. 

"Sudah dua tahun berturut-turut Paskibraka tanpa adanya pasukan 45. Yang ada hanya pasukan 8 sebagai pengibar bendera dan pasukan 17 yang bertugas sebagai pengapit. Jumlah peserta yang seharusnya 70 orang, namun saat ini hanya sebanyak 25 orang," kata Adja, Senin (15/8/2022). 

Meskipun terjadi pengurangan formasi, pasukan Paskibraka tidak menghilangkan nilai-nilai luhur kemerdekaan. 

Sementara itu, Pelatih Paskibraka Emanuel Longa menjelaskan secara keseluruhan proses latihan pasukan Paskibraka telah dilaksanakan, meskipun dalam waktu yang sangat singkat. 

"Secara mental dan kesiapan para peserta sudah bagus. Sebentar akan dilakukan gladi kotor dan gladi bersih. Dan malam akan dilakukan pengukuhan yang dilakukan langsung oleh Bupati Nagekeo," ujar Longa.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.