Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

2 Laga Ditunda karena Covid-19, PT LIB Putuskan Pelaksanaan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Sesuai Jadwal

2 Laga Ditunda karena Covid-19, PT LIB Putuskan Pelaksanaan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Sesuai Jadwal
2 Laga Ditunda karena Covid-19, PT LIB Putuskan Pelaksanaan BRI Liga 1 2021/2022 Tetap Sesuai Jadwal

Penulis: Christhoper Natanael Raja


TVRINews, Bali

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk kembali menunda pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-22 yang mempertemukan antara PSM Makassar melawan Persib Bandung yang semula berlangsung pada hari ini, Rabu (2/2/2022) pukul 19.15 WITA di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyampaikan keputusan ini diambil setelah melakukan emergency meeting dengan kedua tim. Ia menyatakan bahwa Persib mengajukan permohonan yang didasari hasil PCR sehari sebelum pertandingan dan hasilnya hanya 13 pemain yang bisa tampil untuk Maung Bandung.

“Ini juga memenuhi syarat dari Pasal 52 Ayat 7 karena pemain minimal tersisa 14 sedangkan ini hanya 13. Jadwal selanjutnya akan kita atur lagi di kemudian hari, ini juga tentu tidak lepas dari laga selanjutnya yang diharapkan sudah bisa main. Salah satunya para klub merespon pasal 52 ayat 5 yang bisa mendatangkan pemain mudanya (dari) U-20 atau U-18 menggantikan yang sudah didaftarkan,” kata Sudjarno dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/2/2022).

Hingga saat ini, sudah ada dua pertandingan yang harus ditunda karena Covid-19, sebelumnya laga yang harus ditunda adalah Persipura Jayapura melawan Madura United, pada Selasa (1/2/2022) kemarin. Meski sudah dua pertandingan ditunda, PT LIB memutuskan untuk tetap mengevaluasi jalannya kompetisi per match.

“Kita sedang menyelesaikan bagaimana bisa memutuskan mata rantai (Covid-19) di klub, salah satu caranya kita memperketat lagi skema semi bubble. Kita harapkan menerapkan full bubble, untuk bersama-sama berkomitmen mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungannya dulu,” ujar Sudjarno.

Sementara itu, Dokter Satgas Pengawasan Pertandingan Liga dr. Alfan Nur Asyhar menjabarkan bahwa sampai hari ini sudah 19 orang sembuh, baik pemain dan ofisial. Hampir 90 persen tidak bergejala, sisanya gejala ringan.

Gejala yang diderita mulai dari tenggorokan gatal, pilek yang tidak sampai mengeluarkan cairan, tidak ada demam tinggi. Namun,  mengeluhkan kondisi badan yang terasa lebih hangat dengan suhu yang tidak mencapai 37,5 derajat. 

“Untuk yang isolasi sampai saat ini tidak ditemukan komorbid, yang membutuhkan infus, suntikan tambahan tidak ada, hanya diobati sesuai gejala dan diberikan vitamin,” tutur Alfan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.