Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Cegah Penularan Covid-19, Gelaran PON Papua Bakal Terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi

Cegah Penularan Covid-19, Gelaran PON Papua Bakal Terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi
Cegah Penularan Covid-19, Gelaran PON Papua Bakal Terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Papua

Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, tinggal sebentar lagi. Ribuan atlet dan ofisial dipastikan memadati empat klaster tempat penyelenggaraan multievent nasional itu, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke serta Mimika.

Hal yang dicemaskan banyak pihak adalah penularan Covid-19 saat dua event nasional itu berlangsung, mengingat banyaknya orang yang bakal mengunjungi Papua.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, diantaranya mendorong vaksinasi Covid-19 kepada seluruh atlet, ofisial maupun warga sekitar venue PON.

Tak mau ketinggalan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua sebagai instansi teknis pendukung utama penyelenggaraan multievent PON XX dan Peparnas XVI pun melakukan serangkaian upaya.

Salah satunya mendorong integrasi aplikasi Peduli Lindungi yang dikelola tim Pusat Data dan Teknologi Kemenkes RI dengan sistem aplikasi PB PON dan PB Peparnas Papua.

“Kita baru saja melakukan pertemuan dengan tim dari Pusat Data dan Teknologi Kemenkes RI, di Jakarta, dimana dalam pertemuan ini ada pembahasan integrasi Sistem aplikasi PON dan Peparnas Papua dengan sistem aplikasi Peduli Lindungi," kata Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri A. Yudianto, Kamis (29/7/2021).

“Sistem aplikasi Peduli Lindungi ini intinya bertujuan membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan guna menghentikan penyebaran Covid-19. Sehingga kita mendorong ada integrasi supaya bisa membantu menghentikan laju penyebaran maupun tracing Covid-19 saat PON dan Peparnas,” sambungnya.

Lebih lanjut Jeri menjelaskan, sistem aplikasi Peduli Lindungi saat ini sudah diunduh oleh jutaan orang di Indonesia. Oleh karenanya, platform digital ini dinilai sangat cocok berintegrasi dengan sistem aplikasi PON dan Peparnas.

“Belum lagi ada syarat bagi kontingen, panitia pelaksana, awak media ataupun pendukung lainnya untuk bisa masuk pada venue atau pun non venue PON XX dan Peparnas XVI, dimana harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada pada masa pandemi,” ujarnya.

Tidak hanya itu Jeri berharap integrasi tersebut sudah dapat dilakukan pada minggu ketiga di bulan Agustus 2021 mendatang atau sebelum tahapan delegation registration meeting (DRM) PON XX Papua. Sehingga upaya pelacakan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 saat PON dan Peparnas, bisa lebih maksimal.

 

Editor:DadanHardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar