Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Indonesia - Inggris Sepakati Kerjasama Program Transportasi Rendah Karbon

Indonesia - Inggris Sepakati Kerjasama Program Transportasi Rendah Karbon
Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta
Pemerintah Indonesia dan Inggris resmi meluncurkan proyek Kota Masa Depan senilai 9 juta poundsterling atau setara Rp162 miliar. Proyek Kota Masa Depan merupakan program kerja sama di bidang transportasi hijau.

Adapun proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani antara Menteri Transportasi Inggris dan Indonesia pada Juni 2022. 

Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan, peluncuran proyek Kota Masa Depan merupakan fase baru kerja sama dalam transportasi rendah karbon. 

"Saya bangga mengumumkan peluncuran Program Kota Masa Depan ini, yang berarti mulai hari ini kami memiliki portofolio proyek baru untuk berkolaborasi erat dengan Indonesia dalam meningkatkan transportasi perkotaan, sambil mengatasi perubahan iklim,” kata Owen saat memberikan sambutan pada peluncuran kerja sama antara Indonesia dan Inggris di Westin Hotel, Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Menurut Owen, proyek ini akan berkontribusi pada percepatan perjalanan Indonesia menuju transportasi rendah karbon. Nantinya proyek ini akan mewujudkan tujuan bersama untuk mendorong pembangunan ekonomi inklusif, peningkatan kesehatan dan penghidupan. 

Selain itu, proyek-proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan transportasi perkotaan dalam arti rendah karbon, tetapi juga dalam arti sosial. 

"Semua proyek yang diluncurkan hari ini mencakup intervensi untuk mengatasi masalah kesetaraan gender, serta inklusi sosial (GES) dan meningkatkan akses ke transportasi perkotaan," ucap Owen.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno mengatakan, pihaknya menyambut baik pelaksanaan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Inggris. 

"Melalui program ini kami percaya bahwa upaya dalam peningkatan kualitas mobilitas sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi dan penanganan dampak perubahan iklim harus sejalan," ujar Hendro.

Adapun proyek-proyek yang nantinya akan dijalankan dalam kerja sama ini antara lain, membuka peluang untuk kereta api ringan, pengembangan berorientasi transit dan perolehan nilai tanah di Semarang Raya. 

Selanjutnya, mengembangkan peralihan ke transportasi rendah karbon melalui peningkatan keselamatan bagi kelompok-kelompok rentan serta meningkatkan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di kota-kota metropolitan pesisir, lalu dekarbonisasi transportasi inklusif di Indonesia. 

Terakhir, mobilitas bersih untuk metropolitan Jakarta untuk meningkatkan tingkat tranportasi rendah karbon di seluruh kota dan melihat bagaimana pendekatan ini dapat ditingkatkan secara nasional.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.