Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Waspadai Gelombang Ketiga dan Virus Varian Baru

Waspadai Gelombang Ketiga dan Virus Varian Baru
Kabinda Sumatera Barat Hendra menjelaskan berdasarkan data rilis gugus tugas percepatan dan penangan covid-19 Sumatera Barat dari 453 sample spesimen yang diperiksa hanya dua sample di antaranya yang

Penulis: Tua Saman Siregar
TVRINews, Padang

Badan Intelejen Negara Daerah  atau Binda Sumatera Barat terus gencar melaksanakan program vaksinasi secara massal, meski tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di ranah minang menunjukkan penurunan secara drastis dalam satu bulan terakhir.

Vaksinasi massal tersebut dilakukan secara serentak di lima kabupaten, yakni Pesisir Selatan Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kabupaten Solok. vaksinasi yang dilakukan aparat intelejen Negara ini menargetkan 11.350 peserta.

Program vaksinasi ini merupakan instruksi presiden untuk mengerahkan kekuatan personil dan stakeholder  di seluruh Indonesia untuk melaksanakan program vaksinasi massal dengan pola rumah ke rumah.

Kabinda Sumatera Barat Hendra menjelaskan berdasarkan data rilis gugus tugas percepatan dan penangan Covid-19 Sumatera Barat dari 453 sample spesimen yang diperiksa hanya dua sample diantaranya yang terkonfirmasi positif.

Total kumulatif kasus hingga hari ini tercatat sebanyak 89.844 kasus dengan rincian, sembuh 87.604 kasus atau 97,51 persen, meninggal dunia sebanyak 2.152 kasus dan kini hanya menyisakan kasus aktif sebanyak 88 kasus atau 0,10 persen.

Kabinda menegaskan  meski tren kasus Covid-19 akhir-akhir ini cenderung menurun namun  program vaksinasi akan terus dilakukan secara masif dan menyasar wilayah-wilayah yang angka capaian vaksinasinya masih rendah.

Capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Sumatera Barat saat ini sudah mencapai angka 54.11 persen dan 27.68 persen untuk dosis kedua, Binda Sumatera Barat akan terus mengejar angka capaian vaksinasi 80 hingga 90 persen hingga akhir tahun 2021 mendatang.

Untuk mengantisipasi potensi ledakan gelombang ketiga, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberlakukan PPKM level 3 saat libur nataru atau  pada 24 hingga 2 Januari 2022 mendatang. Hal ini diharapkan dapat membatasi mobilisasi masyarakat terutama jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Apalagi saat ini ditemukan adanya varian baru, yakni Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan beberapa waktu lalu, ancaman bahaya dan penularannya jauh lebih berisiko.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.