Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

23 Juta Mobil dan 17 Juta Motor Akan Mudik, Jokowi : Ini Bukan Angka Kecil, Ayo Mudik Lebih Awal

23 Juta Mobil dan 17 Juta Motor Akan Mudik, Jokowi : Ini Bukan Angka Kecil, Ayo Mudik Lebih Awal
Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Penulis : Fera Belinda

TVRINesws, Sumenep


Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan masyarakat untuk dapat melakukan perjalanan mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan parah.

“Saya mengajak masyarakat untuk mudik, yang memakai mobil lebih awal, daripada nanti macet. Lebih awal mudiknya, yang lewat darat dan pakai mobil. Karena betul-betul angka 23 juta itu bukan angka kecil, 23 juta mobil, 17 juta sepeda motor bukan angka kecil,” ujar Kepala Negara saat memberikan keterangan pers di Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, Rabu (20/4/2022).

Presiden menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah pengaturan dan manajemen lalu lintas, salah satunya dengan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan parah pada puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi 28 - 30 April 2022.

“Yang sudah disiapkan adalah pengaturan ganjil genap, pengaturan untuk satu arah (one way), dan juga untuk sementara truk dikeluarkan dari jalan tol maupun jalan nasional yang akan dipakai,” jelas Presiden.

Meskipun demikian, Kepala Negara memandang bahwa rekayasa lalu lintas belum menjamin berkurangnya kemacetan pada puncak arus mudik. 

Presiden mengakui mudik jalur darat merupakan yang paling berat karena jumlah kendaraan yang sangat tinggi. Presiden kembali mengingatkan seluruh pihak terkait untuk menyiapkan manajemen lalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kemacetan parah menuju libur Lebaran tahun 2022.

“Ada 23 juta mobil yang akan mudik, akan ada 17 juta sepeda motor yang akan mudik. Angka-angka ini bukan angka yang kecil sehingga saya ingatkan sudah tiga kali kita rataskan untuk manajemen lalu lintas, manajemen traffic-nya betul-betul disiapkan,” ucap Presiden.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.