Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Diduga Fosil Gigi Hiu Megalodon Ditemukan di Majalengka

Diduga Fosil Gigi Hiu Megalodon Ditemukan di Majalengka
Yanto, salah seorang warga yang menemukan benda tersebut sekitar dua pekan yang lalu

Penulis : Edwar Ruspendi

TVRINews, Majalengka

 

Warga Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menemukan sebuah benda yang diduga fosil binatang purba. Benda berukuran sekepalan tangan orang dewasa itu, diduga merupakan fosil gigi ikan hiu raksasa Megalodon.

Yanto, salah seorang warga yang menemukan benda tersebut sekitar dua pekan yang lalu. "Sekitar 2 minggu lalu," kata Yanto saat ditemui di kantornya, Kamis (13/1/2022).

Fosil memiliki panjang sekitar 13 cm dengan bobot kurang lebih 2 ons. Benda tersebut berwarna hitam mengkilat yang dikelilingi gerigi berukuran kecil..

Yanto menjelaskan, benda tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat dirinya sedang berjalan di sekitar aliran Sungai Cisuluheun yang membentang melintasi Desa Nunuk Baru.

"Jadi waktu itu enggak sengaja, saya kan sering main ke hutan, pas pulang itu lewat pinggir sungai. Kemudian saya liat itu (fosil). Pas itu keliatan ujungnya aja, item mengkilap gitu, langsung saya coba gali," ujar Yanto yang juga menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Desa Nunuk Baru itu.

Awalnya Yanto tidak menyadari jika benda tersebut mirip dengan fosil gigi hiu Megalodon. Ia kemudian membawa benda itu dan menunjukkan ke seorang temannya yang memang seorang pemerhati sejarah.

"Saya kasih lihat, katanya ini fosil gigi hiu Megalodon. Saya lihat di internet gitu, iya memang sama persis. Jadi saya kira ini fosil Megalodon," ujarnya.

Yanto belum bisa memastikan apakah benda yang ditemukannya itu benar merupakan fosil gigi hiu Megalodon. Namun kata dia, bukan kali ini saja benda serupa ditemukan di Desa Nunuk Baru.

Dirinya berharap dengan adanya temuan benda yang diduga merupakan fosil hewan purba itu, bisa menarik perhatian arkeolog datang ke Desa Nunuk Baru untuk meneliti kebenaran dari asal usul benda-benda prasejarah itu.

"Kita harapannya ada tim peneliti kesini buat cari tahu soal temuan ini. Saya sih yakin kalau dicari lagi di sungai, mungkin masih ada lagi benda kaya gini," pungkas Yanto.

Terpisah, Nana Rohmana selaku Group Madjalengka Baheula (Grumala) menerangkan, benda yang ditemukan Yanto tersebut kemungkinan besar merupakan fosil gigi hiu Megalodon.

Pasalnya kata pria yang akrab disapa Naro ini, jutaan tahun lalu Majalengka dan juga pulau Jawa merupakan sebuah lautan. Itu berarti ada kemungkinan benda tersebut benar adalah fosil gigi hiu Megalodon.

"Ya wilayah Majalengka juga pulau Jawa dulunya lautan. Misalnya ada pabrik kapur di Baribis, Garawangi, Bongas. Kalau dalam keterangan gunung kapur sebagai bahan pabrik kapur itu adalah berasal dari tumpukan fosil atau rumah kerang laut," jelasnya.

Bahkan kata Naro, di sekitar jalan menuju Desa Nunuk Baru banyak ditemukan bebatuan karang laut. Hal tersebut menjadi salah satu bukti jika Majalengka dulunya adalah lautan.

"Di jalan sekitaran Gunung Cileuweung Nunuk banyak ditemukan batuan karang laut. Saya juga nemu batu karang dari Nunuk. Ya itu salah satu bukti sekitar situ dulunya lautan," papar Naro.

Meski begitu, menurutnya masih diperlukan penelitian lebih dalam mengenai temuan benda diduga fosil gigi hiu Megalodon. Namun hingga saat ini, belum ada koordinasi dengan pihak Arkeolog mengenai temuan tersebut

"Harus diteliti lebih jauh Arkeolog. Namun sampai sekarang belum ada komunikasi dengan pihak manapun," pungkasnya.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.