Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Cedera Betis, Apriyani Rahayu Batal Tampil di German Open 2022 Pekan Depan

Cedera Betis, Apriyani Rahayu Batal Tampil di German Open 2022 Pekan Depan
Cedera Betis, Apriyani Rahayu Batal Tampil di German Open 2022 Pekan Depan

Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta

 

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu dipastikan batal mengikuti ajang bulu tangkis German Open 2022 yang berlangsung pada pekan depan. Padahal awal rencananya, Apri akan menjalani debut dengan pasangan baru, Siti Fadia Silva Ramadhanti dalam turnamen tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih kepala ganda putri Eng Hian atau sapaan akrabnya Didi. Apri mengalami cedera betis kanan beberapa minggu lalu, tapi kondisinya saat ini sudah berangsur membaik dan sudah kembali latihan sambil menjalani penguatan.

"Saya melihat memang standar untuk turun bertanding belum tercapai juga berdasarkan hasil konsultasi dengan tim medis, lebih baik Apri tidak main dulu di Jerman. Mudah-mudahan dia akan siap di All England nanti dan debut bersama Fadia di Swiss Terbuka satu pekan setelahnya," kata Didi, Kamis (3/3/2022).

Direncanakan bahwa Apriyani akan bermain dengan dua partner sekaligus, yakni dengan Greysia Polii di turnamen besar, sebelum Greysia mengumumkan masa pensiun dan bersama Fadia untuk target lolos ke Olimpiade Paris 2024 untuk tahun ini.

Didi menjelaskan alasan pemilihan Fadia menjadi tandem Apri kedepannya. Ia mengaku telah menyiapkan empat nama untuk menjadi partner Apri selepas Greysia pensiun. Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Febby Valencia Dwijayanti Gani, dan Putri Syaikah. Kemudian, mengerucut menjadi dua nama yaitu Fadia dan Ribka.

"Setelah berdiskusi dengan Binpres dan pengurus, lalu kondisi Ribka yang cedera di akhir tahun 2021 dan perlu waktu untuk pemulihan, maka pilihan jatuh kepada Fadia. Secara kemampuan sebenarnya dua pemain ini berbeda tipis dan keduanya mampu menjadi pasangan yang cocok untuk Apri," ujar Didi.

Ia menegaskan bahwa tidak mau menaruh target dulu, karena lebih memilih untuk fokus mengevaluasi penampilan anak asuhnya tersebut. Jika melihat saat latihan, pola permainan, komunikasi, dan lain sebagainya tidak ada masalah. Namun, ia merasa perfoma pasangan baru ini bisa dinilai nanti saat pertandingan kompetitif.

"Dalam 5-6 bulan ini saya tidak mematok target babak untuk Apri/Fadia. Tetapi saya fokus pada peningkatan dan penilaian performa. Tapi karena mereka diproyeksikan tampil di Olimpiade Paris 2024, saya berharap mereka bisa mendulang poin ranking sebanyak-banyaknya," tutur Didi.

Dengan mundurnya Apri/Fadia, Tim Pelatnas Indonesia tinggal berkekuatan enam wakil di Jerman Terbuka. Mereka adalah, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito (tunggal putra), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Rinov/Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso (ganda campuran).


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.