Trending

  • Kamis, 1 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

G20 Health Working Group, Menkes Usulkan Harmonisasi Standar Prokes Global Berbasis Teknologi Digital

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Yogyakarta

Dinamisnya situasi pandemi global, mendorong berbagai kebijakan kesehatan pada setiap negara menerapkan protokol yang terus berubah dan berbeda satu sama lain. Hal ini tentu meningkatkan biaya, menambah kerumitan, dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Untuk mengantipasi situasi pandemi yang belum usai, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam G20 Health Working Group (HWG) di DI Yogyakarta mengusulkan penyetaraan standar protokol kesehatan global.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan perjalanan antarnegara di masa pandemi Covid-19. Kemudahan ini mencakup pemenuhan persyaratan dan hasil pengujian tes PCR, sertifikat vaksinasi serta pengakuan terhadap aplikasi digital kesehatan masing-masing negara. 

“Karenanya kita perlu menyelaraskan standar protokol kesehatan global untuk memungkinkan perjalanan internasional yang aman dan membantu kesejahteraan ekonomi dan sosial pulih untuk selamanya,” kata Budi, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga: Menkes Kejar 3 Agenda dalam G20 Health Working Group

Harmonisasi prokes telah berjalan sejak tahun 2021 lalu. Konsisten dengan pekerjaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para pemimpin G20 berkomitmen pada upaya untuk melanjutkan perjalanan internasional yang aman dengan cara yang difasilitasi dan tertib.

Saat ini, Kementerian Kesehatan telah melakukan diskusi bilateral dengan berbagai negara yang memiliki aplikasi digital kesehatan yakni Saudi Arabia, ASEAN dan European Union (EU). 

Dari diskusi ini telah tercapai kesepakatan bahwa metode yang akan digunakan untuk penerapan protokol kesehatan adalah QR Code yang sesuai dengan standar WHO. Penggunaan QR Code ini dinilai bisa menyimpan informasi dengan aman dan response yang lebih cepat.

“Kita ingin mendorong bahwa standardisasi protokol kesehatan global itu sederhana, simpel dan standarnya sama di seluruh dunia. Dengan adanya teknologi digital yang baru, kita benar-benar ingin memanfaatkan teknologi yang ada,” ujar Budi.

Baca Juga: G20 Health Working Group, Menkes Ajak Dunia Bangun Tempat Teraman


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda