Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

CdM Kontingen Indonesia Bagi 3 Klaster untuk 12 Kota Penyelenggara SEA Games 2021 Hanoi

CdM Kontingen Indonesia Bagi 3 Klaster untuk 12 Kota Penyelenggara SEA Games 2021 Hanoi
CdM Kontingen Indonesia Ferry Kono Kredit foto: NOC Indonesia/Naif Al’As

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta


Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Hanoi Ferry J Kono memperkuat koordinasi kesiapan Tim Merah-Putih jelang 21 hari menuju upacara pembukaan. Mulai akomodasi, transportasi, hingga penerapan protokol kesehatan terus dimatangkan.

Ajang multievent dua tahunan kawasan Asia Tenggara ke-31 kali ini tersebar di 12 kota/provinsi di Vietnam. Ferry menjelaskan kesiapan panitia penyelenggara SEA Games Vietnam (VIESGOC) sendiri tenyata belum 100 persen. Hal ini terlihat dari hasil visitasi Tim CdM Kontingen Indonesia ke Vietnam.

“Pekan lalu kami mengirim tim untuk melihat langsung kesiapan SEA Games, sekaligus memetakan jarak tempuh antar-venue, hotel, transportasi, dan lain-lain. Lokasi yang berjauhan menjadi tantangan, ditambah lalu lintas di sana juga macet,” ujar Ferry, Rabu (20/4/2022).

SEA Games 2021 Hanoi tersebar di 12 kota, yaitu Ha Noi, Hoa Binh, Bac Giang, Quang Ninh, Bac Ninh, Vinh Phuc, Hai Phong, Ninh Binh, Nam Dinh, Phu Tho, Ha Nam, dan Hai duong. Kontingen Indonesia akan dibagi dalam tiga kluster yang didampingi seorang manajer demi memudahkan koordinasi.

Klaster I meliputi Kota Ha Noi dan beberapa cabor yang dipertandingkan di area Selatan ditangani oleh Richard Sam Bera. Klaster II meliputi Ha Noi utara dan barat laut dan timur ditangani Andri Paranoan. Sedangkan kluster III mencakup wilayah ujung Timur yang jaraknya 3,5 jam dari kota Ha Noi ditangani Cresida Mariska.

“Ketiga kluster manajer ini sudah meninjau langsung setiap venue SEA Games Vietnam. Hasilnya, memang belum 100 persen siap karena beberapa ada yang masih tahap renovasi dan lain-lain. Tapi, tuan rumah menjanjikan semua venue siap saat games time,” ujar Ferry. 

Ferry melanjutkan di setiap kluster tersebut disediakan posko Tim Indonesia, dengan lokasi headquarter di Ha Noi. Ini semua dilakukan untuk memudahkan koordinasi antar kota/provinsi, sehingga cabor dan atlet Tim Indonesia dapat bertanding dengan nyaman.

Ferry meminta untuk memperkuat komposisi tim dokter. Tim CdM pun juga akan membawa alat uji tes Covid-19 sebagai antisipasi Tim Indonesia. Meski demikian, VIESGOC sebenarnya juga telah menerapkan protokol kesehatan dengan test berkala seluruh kontingen yang terlibat di SEA Games. 

“Ada uji rutin, tetapi semua alat-alat ini kami bawa sebagai pembanding  hasil test yang dilakukan panitia, sehingga selain alasan kesehatan, kita juga memastikan atlet-atlet kita ini tidak mendapat perlakuan yang nantinya dapat berdampak pada jadwal pertandingan karena adanya hasil false positive,” tutur Ferry.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.