
Pemerintah Sambut Baik Kehadiran Rumah Suling Daun Sareh Merah di Kabupaten Kupang
Penulis: Thomy Mirulewan
TVRINews, Kupang
Kehadiran pabrik penyulingan daun sareh merah di Desa Oelamasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah setempat.
Kehadirannya diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal di Kabupaten Kupang dan sekitarnya.
"Pemerintah Kabupaten Kupang sangat mendukung dan menyambut baik kehadiran pabrik penyulingan sareh merah milik rumah suling Stevanie Loemau di Oelamasi.Dengan adanya pabrik ini masyarakat sekitar terutama mereka yang membutuhkan pekerjaan baik sebagai tenaga buruh maupun tenaga kerja lainnya dapat terserap,"ujar Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, saat meresmikan Rumah Suling Stevanie Loemau di Desa Oelamasi pada Jumat (25/6/2021).
Menurutnya, sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Kupang adalah mendukung proses penerbitan semua Ijin usaha yang dibutuhkan perusahaan.
"Kita harus dukung kehadiran pabrik ini sehingga memberikan nilai tambah bagi pemerintah dan masyarakat. Di Kota Kupang ada pabrik semen, uga ada pabrik lainnya," ujar Jerry.
Selain itu menurut Ketua Golkar Kabupaten Kupang ini, bidang agrikultur dewasa ini menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi para pengusaha untuk membuka dan mengembangkan usaha mereka. Karena itu dengan luas wilayah yang dimiliki Kabupaten Kupang ini sangat berpeluang untuk dijadikan lokasi bisnis agrikultur bagi para pengusaha.
"Apa yang telah dilakukan ini merupakan salah satu proses pembangunan pertanian di Kabupaten Kupang sesuai dengan arah pembanguan yang dicanangkan oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat," jelas Wabup.
Sementara itu, pimpinan rumah produksi Stevanie Loemau mengatakan, untuk tahap awal perusahaannya kini telah memproduksi penyulingan daun sareh merah dengan kapasitas produksi per hari mencapai 1,5 ton minyak daun Sareh merah.
"Lahan kita saat ini ada 175 hektare dan yang baru kita kelola sekitar 20 hektare dengan jumlah tanaman Sareh merah sekitar 2000 pohon, artinya dengan lahan yang ada saja kita sudah bisa memenuhi target produksi per hari,"katanya.
Meski demikian menurut Stevanie, perusahaan tetap bekerja sama dengan masyarakat sekitar jika ada yang ingin menanam sareh merah dalam jumlah yang besar.
"Kita siap tampung hasil dari warga kalau ada yang ingin kerja sama,"ungkap Putri Alfons Loemau itu.
Selain itu perusahaan, kata Stevanie, siap mempekerjakan warga sekitar jika ingin bergabung di rumah suling miliknya.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
