Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

PPKM Darurat, Kementerian Agama Larang Takbiran Keliling Iduladha

PPKM Darurat, Kementerian Agama Larang Takbiran Keliling Iduladha
PPKM Darurat, Kementerian Agama Larang Takbiran Keliling Iduladha

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Kementerian Agama resmi melarang masyarakat yang akan melakukan takbiran keliling pada perayaan hari raya Iduladha 1442 Hijriah/2021 Masehi. Keputusan itu diambil menyusul diberlakukannya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sepanjang 3-20 Juli 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan cakupan area PPKM ini meliputi 45 Kabupaten/Kota dengan nilai assesment 4 dan 76 Kabupaten/Kota dengan nilai assesment 3 di Pulau Jawa dan Bali.

"Dalam keputusan rapat tadi yang intinya mengatur proses peribadatan selama IIduladha. Jadi ada dua hal, yang pertama terkait di dalam zona PPKM darurat dan yang di luar PPKM Darurat. Di dalam zona PPKM Darurat, sebagaimana kemarin presiden menyampaikan pelaksanaan ini kan ada tiga, yang pertama takbiran, kedua salat Iduladha dan ketiga penyembelihan hewan qurban," kata Yaqut Cholil Qoumas, di dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, secara virtual, Jumat (2/7/2021).

"Nah takbiran kita larang di zona PPKM Darurat. dilarang untuk takbiran keliling, arak-arakan gitu, baik jalan kaki maupun dengan kendaraan, di dalam masjid juga tidak ada kan di rumah. Takbiran masing-masing saja," sambung Gus Menteri sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas.

Lebih lanjut Gus Menteri menjelaskan untuk pelaksanaan salat Iduladha di zona PPKM Darurat, saat ini ditiadakan. Peribadatan keyakinan lainnya juga untuk sementara waktu ditiadakan selama PPKM darurat.

"Untuk pelaksanaan qurban kami sudah atur teknis secara detail. Nanti kami akan atur penyembelihan hewan kurban itu di tempat yang terbuka dan dibatasi serta yang boleh menyaksikan hanya orang melakukan qurban saja, yang tidak berqurban sebaiknya diam di rumah," ujar Gus Menteri.

Sementara untuk pembagian daging qurban, Yaqut menuturkan nanti akan dibagikan melalui kupon dan diantar ke rumah masing-masing, hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya kerumunan.

"Kemudian yang kedua terkait dengan pembatasan di luar zona PPKM Darurat di luar Jawa-Bali, kami juga sudah mengatur itu secara detail. Kami sudah siapkan surat edarannya dan segera akan kami sebarkan," tutur Gus Menteri.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.