Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Raih Medali Perunggu dengan Materi Pas-Pasan, Shin Tae-yong Akui Pertama Kali Alami Situasi Seperti Ini

Raih Medali Perunggu dengan Materi Pas-Pasan, Shin Tae-yong Akui Pertama Kali Alami Situasi Seperti Ini
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Ha Noi

Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia akhirnya berhasil membawa pulang medali perunggu dari cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021 Vietnam. Bagi Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pertandingan ini dilewati dengan sangat sulit.

Pasalnya, Skuad Garuda Muda harus memulai laga hanya dengan 14 pemain. Dapat dikatakan, Indonesia hanya menyisakan tiga pemain cadangan, yakni kiper Muhammad Adisatryo, striker Muhammad Ridwan, dan bek kanan Ilham Rio Fahmi. 

Egy Maulana Vikri dan Syahrian Abimanyu memang dimasukkan dalam daftar pemain cadangan. Namun, sebetulnya Egy dan Abimanyu sejatinya mengalami cedera dan tidak bisa dimainkan. Ditambah lagi, Indonesia harus kehilangan Ricky Kambuaya, Rahmad Irianto, dan Firza Andhika yang mendapat kartu merah.

“Kita berterima kasih kepada para pemain yang sudah bekerja keras sampai akhir pertandingan. Jujur sampai latihan kemarin, yang ikut latihan hanya 14 pemain saja itupun dengan tiga cadangan saja yang dipilih,” kata Shin, Minggu (22/5/203) usai pertandingan.

Meski demikian, Shin mengaku baru pertama kali mengalami situasi seperti ini. Skuad yang sedikit ini harus bisa menjalani pertandingan penentuan juara ketiga atau medali perunggu dalam ajang multievent tersebut.

“Tetap berterima kasih juga kepada para pemain yang bekerja keras untuk AFF dan Kualifikasi Piala Asia, skuadnya hampir sama dengan pemain yang ada di sini. Akan diberikan waktu istirahat sebentar dan langsung mulai training camp ke Korea,” tutur Shin.

Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Malaysia melalui babak adu penalti dalam pertandingan yang berlangsung di My Dinh National Stadium, Ha Noi, Minggu (22/5) sore. Sebelum memasuki babak adu penalti, Garuda Muda ditahan imbang 1 - 1 oleh Harimau Malaya dalam waktu 90 menit. 

Indonesia unggul terlebih dahulu pada menit ke-68 lewat gol yang dicetak oleh Ronaldo Kwateh yang disamakan oleh Muhammad Hadi Fayyadh pada menit ke-80. Dalam babak adu penalti, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 4-3.

“Seperti yang ditonton, pertandingan ini sangat sulit bagi kami. Tetapi, kami bisa mendapat kemenangan karena keberuntungan, menangnya pun lewat adu penalti,” ujar Shin.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.