Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Tren Pasien RSDC Wisma Atlet Masih dalam Kategori Fluktuatif

Tren Pasien RSDC Wisma Atlet Masih dalam Kategori Fluktuatif
Tren Pasien RSDC Wisma Atlet Masih dalam Kategori Fluktuatif

Penulis: Christhoper Natanael Raja


TVRINews, Jakarta

Tren keterisian pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dan Pandemangan dapat dikategorikan masih fluktuatif pada angka empat sampai lima ribu orang yang dirawat per harinya.

Berdasarkan laporan empat hari yang lalu, Kamis (17/2) Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Kesehatan dr. Mintoro Sumego menyatakan tingkat keterisian tempat tidur (BOR) ada di angka 42 persen. Sementara pada hari ini, Senin (21/2) angka BOR turun enam persen dari keseluruhan. 

"Untuk kestabilan angka akan dilihat dalam dua minggu kedepan. Bila dalam dua minggu, tren kasus menurun, maka bisa dikatakan bahwa kasus sudah menurun. (Namun) dalam dua minggu belakangan, tren kasus masih fluktuatif diangka 35-40 persen BOR-nya", kata Mintoro di Tower 1 RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Senin (21/2/2022).

Mintoro memaparkan pasien yang masuk ke RSDC Wisma Atlet pada hari ini ada 488 pasien. Di RSDC Kemayoran ada 247, sementara di Pademangan ada 241. Diantara mereka yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) ada 53 persen, non-PPLN ada 47 persen. 

Dari jumlah pasien tersebut, masih didominasi oleh mereka yang pulang dari perjalanan ibadah Umroh. Meski demikian, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dan pulang hari ini ada 673, terdiri atas Kemayoran ada 496 dan Pademangan ada 180.

Penanganan pasien di Wisma Atlet dikategorikan berdasarkan gejala yang disesuaikan dengan pengobatannya. Sedangkan, kasus Omicron juga dibagi sesuai dengan gejalanya dengan mengutamakan isolasi, yang diutamakan untuk mencegah terjadinya transmisi.

"Untuk kriteria kesembuhan, dipakai CT diatas 35 walaupun masih positif dan rata-rata dirawat 5-8 hari. Sesuai dengan kesepakatan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), pasien dengan CT diatas 35 walaupun masih positif tanpa gejala, boleh dipulangkan dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah," ujar Mintoro.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.