Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Internasional

  • 0 Komentar

Temukan Dua Kasus Varian Omicron, Kanada Tutup Pintu Perbatasan untuk Wisatawan dari Afrika

Temukan Dua Kasus Varian Omicron, Kanada Tutup Pintu Perbatasan untuk Wisatawan dari Afrika
Sumber : Reuters

Penulis: Nur Khabibi
TVRINews, Kanada

 

Menindaklanjuti penemuan dua kasus varian baru Corona 'Omicron', Kanada menutup pintu masuk bagi wisatawan asing mulai Jumat (26/11/2021) lalu.


Pemerintah Ontario atau setara dengan provinsi di Kanada mengkonfirmasi kasus tersebut dari orang yang baru saja bepergian dari Nigeria.


Penemuan kasus Omicron telah memicu alarm global ketika pemerintah di seluruh dunia berebut untuk memberlakukan pembatasan perjalanan luar negeri karena khawatir varian tersebut dapat resisten terhadap vaksin dan mengganggu pembukaan kembali ekonomi yang baru lahir setelah pandemi global berlangsung selama hampir dua tahun.


Per hari Jumat (26/11/2021) pula, Kanada mulai menutup perbatasannya untuk wisatawan asing yang baru-baru ini berkunjung ke tujuh negara Afrika, salah satunya Afrika Selatan

dalam dua minggu sebelumnya. Kebijakan ini bertujuan untuk membantu menghentikan penyebaran varian Covid-19 yang baru diindentifikasi dan diketahui ditemukan pertama kali di Afrika.


"Hari ini, provinsi Ontario telah mengkonfirmasi dua kasus varian Omicron COVID-19 di Ottawa, keduanya dilaporkan pada individu dengan perjalanan baru-baru ini dari Nigeria. Kesehatan Masyarakat Ottawa sedang melakukan manajemen kasus dan kontak dan pasien berada dalam isolasi. ," kata seorang pejabat kesehatan Ontario yang dikutip TVRINews.com dari Reuters, Senin (29/11).


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), belum bisa memastikan apakah varian baru itu lebih menular atau lebih berbahaya dari varian sebelumnya.


Dalam pernyataannya, WHO mengatakan sedang bekerja dengan para ahli teknis untuk memahami potensi dampak varian pada tindakan pencegahan yang ada terhadap COVID-19, termasuk vaksin.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.