Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Lantik 28 Pegawai Bidang Penindakan, Firli : Menambah Amunisi Pemberantasan Korupsi 

Lantik 28 Pegawai Bidang Penindakan, Firli : Menambah Amunisi Pemberantasan Korupsi 
Ketua KPK Firli Bahuri lantik 28 karyawan Kedeputian Bidang Penindakan, Jakarta, Selasa (31/5/2022)

Penulis : Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik dan mengambil sumpah 28 personel baru di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi, yang terdiri dari 23 penyelidik dan 5 penyidik berasal dari Polri dan internal lembaga antirasuah.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri, disaksikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Sekretaris Jenderal Cahya H. Harefa, dan Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto. 

Firli menyampaikan pelantikan dan pengambilan sumpah penyelidik dan penyidik KPK telah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari proses seleksi, pendidikan, hingga pelantikan.

"Kami seluruh insan KPK mengucapkan selamat datang kepada penyelidik dan penyidik di KPK untuk bersama melakukan upaya pemberantasan korupsi," kata Firli, Selasa (31/5/2022).

Firli juga mengingatkan, tujuan bangsa Indonesia mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia. Sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

"Dalam perjuangan mewujudkan tujuan bangsa itu, terdapat satu tantangan yang harus diatasi, yakni terbebas dari praktik-praktik korupsi," ujar Firli.

Firli mengakui upaya pemberantasan korupsi merupakan tugas yang berat. Namun, semuanya bisa dilakukan secara bersama-sama.

"KPK memiliki visi bersama memberantas, menurunkan praktik korupsi. Memberantas korupsi tidak bisa dilakukan KPK sendirian, karenanya KPK memerlukan dukungan semua pihak," tutur Firli.

Firli Bahuri berharap penambahan 28 penyelidik dan penyidik KPK akan menambah amunisi dalam memberantas korupsi melalui upaya penindakan. Saat ini KPK memiliki 84 orang penyelidik dan 111 orang penyidik. 

"Saya harap dengan adanya rekan-rekan akan menambah amunisi pemberantasan korupsi," tutup Firli.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.