Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pemodal Sumur Minyak Ilegal yang Meledak Ditangkap

Pemodal Sumur Minyak Ilegal yang Meledak Ditangkap
Pemodal Sumur Minyak Ilegal yang Meledak Ditangkap

Penulis: Daniel Saputra

TVRINews, Jambi

Tim Ditreskrimsus Polda Jambi  berhasil menangkap seorang yang terlibat aktivitas pengeboran sumur minyak ilegal yang meledak di Desa Bungku Kabupaten Batanghari. Pelaku merupakan  pemodal pada aktivitas ilegal tersebut.

Ditreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany mengatakan setelah mendapatkan informasi, Tim Ditreskrimsus Polda Jambi menuju Kawasan Tanjung Jabung Timur. di kawasan tersebut, polisi langsung menangkap Kujang alias Ujang. 

“Ujang merupakan salah satu pemodal aktivitas pengeboran sumur minyak ilegal yang meledak di kawasan Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari,” ujar Kombes Pol Sigit Dany.

Kombes Pol Sigit Dany menjelaskan Ujang bersama oknum Polres Batanghari Berinisial DR yang telah ditangkap sebelumnya sepakat untuk iuran mengebor sumur minyak. sempat gagal di dua sumur minyak. 

“Ujang, DR dan karyawan berhasil mendapatkan minyak di sumur yang ketiga. namun minyak yang dihasilkan dari sumur tersebut melimpah dan meluber ke sungai, sehingga para pelaku harus membendung minyak tumpahan yang meluber hingga sejauh 200 meter dari titik sumur. namun naas, saat menyedot minyak, mesin pompa mengeluarkan percikan api dan menyambar minyak sehingga terjadi ledakan dahsyat,” jelas Kombes Pol Sigit Dany.

Sebelumnya sumur minyak ilegal di kawasan Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari meledak. Satu orang pekerja berinisial HS terpaksa dilarikan di rumah sakit karena menderita luka bakar hingga 80 persen.

Hingga kini api belum dapat dipadamkan dari sumur minyak ilegal tersebut. berbagai upaya telah dilakukan tim gabungan namun kobaran api masih membesar di kawasan yang marak aktivitas pengeboran sumur minyak ilegal.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.