Trending

  • Rabu, 1 Desember 2021

Nasional

  • 0 Komentar

Dukung Peparnas Papua, Kominfo Buka Media Center

Dukung Peparnas Papua, Kominfo Buka Media Center
Untuk mendukung kelancaran gelaran Peparnas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka Media Center Peparnas 2021, yang berlokasi di Ballroom Swissbell Hotel, Kota Jayapura.

Penulis: Irwan Sulistiyo
TVRINews, Kota Jayapura

 

Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2-15 November 2021, dapat menjadi momentum yang baik bagi Papua untuk sebagai tuan rumah untuk membuktikan  sukses menggelar even nasional ini. 


Untuk mendukung kelancaran gelaran Peparnas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka Media Center Peparnas 2021, yang berlokasi di Ballroom Swissbell Hotel, Kota Jayapura.


“Kehadiran Media Center Kominfo Peparnas Papua merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah pusat bagi penyelenggaraan even olahraga multicabang nasional bagi penyandang disabilitas terbesar setelah PON Papua", kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong dalam keterangan resminya yang diterima TVRINews.com, Jayapura, Selasa (02/11)


Lebih lanjut, Usman menyampaikan Media Center Kominfo Peparnas Papua menyajikan narasi-narasi dan informasi positif yang diperlukan para peliput dan media mengenai pelaksanaan Peparnas dan juga menjadi jembatan bagi media dan publik untuk mendapatkan informasi-informasi terkini dari ajang Peparnas.


“Lewat situs mikro (microsite) infopublik.id/peparnaspapua, media yang tidak mengirimkan jurnalisnya untuk meliput Peparnas pun juga dapat mengetahui beragam informasi terkini dari arena pertandingan,” ucap Usman.


Tak hanya itu, situs yang dikelola Direktorat Jenderal IKP Kementerian Kominfo itu juga akan menayangkan kisah-kisah humanis dari perjuangan atlet-atlet penyandang disabilitas hingga merebut predikat terbaik pada cabang yang mereka ikuti. 


“Peparnas bukan hanya ajang para atlet mengejar prestasi. Ajang ini juga sebagai wadah kepedulian publik kepada para atlet penyandang disabilitas", tutup Usman Kansong.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.