Trending

  • Selasa, 27 September 2022

Metro

  • 0 Komentar

Bupati Majalengka Perintahkan Melacak Kebenaran Warganya Terinfeksi Omicron

Bupati Majalengka Perintahkan Melacak Kebenaran Warganya Terinfeksi Omicron
Bupati Majalengka Karna Sobahi memerintahkan jajarannya untuk melacak kebenaran berita warganya yang terinfeksi omicron.

Penulis : Edwar Ruspendi

TVRINews, Majalengka

 

Bupati Majalengka Karna Sobahi memerintahkan jajarannya untuk melacak kebenaran berita warganya yang terinfeksi omicron. Pasalnya informasi yang beredar Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sudah tiga hari kepulangannya dari negeri jazirah Arab Saudi terinfkesi omicron dan di isolasi di wisma atlet, Jakarta.

PMI tersebut diketahui terinfeksi saat tiba di tanah air dilakukan pemeriksaan oleh petugas bandara Soekarno-Hatta.

Pemkab Majalengka sudah mengantisipasi gelombang ketiga omicron dengan melakukan rapat bersama kepala OPD untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan dan mempersempit ruang gerak dengan diadakannya vaksinasi.

“Saya baru denger satu orang sedang di lacak ke wisma atlet, apakah betul dan kadinkes sedang diminta menanyakan kebenaran warga Majalengka,” tutur Bupati Karna.

Bahkan pihaknya sudah menerima instruksi melalui vicon dengan Menteri Koordinator kemaritiman dan Investasi RI dan Gubernur agar kepala daerah siaga menghadapi gelombang ketiga ini walaupun karakteristik dari omicron tidak sebahaya delta tapi yang namanya virus tetap bahaya.

“Kita sudah petakan dan camat sudah merapatkan para kepala desa hari ini untuk siap kembali mengantisipasi virus omicron ini. Sekaligus mengitensifkan vaksinasi tapi gerakannya saat ini konsentrasi pada vaksinasi anak 6-11 tahun di kisaran raihan angka vaksinasi 73-74 persenan,” papar Bupati.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Koperasi dan UKM, Maman Sutiman saat dihubungi mengaku sampai saat ini selalu monitor perkembangan kepulangan PMI asal Majalengka yang dikabarkan terinfeksi omicron.

“Kami belum menerima laporan secara resmi, apakah benar atau tidak,” tandas Maman, Kamis (13/1/2022).

Pihaknya akan koordinasi dan menelusuri lebih lanjut. Kalau benar akan koordinasi dengan BP2MI dan keluarganya.

Untuk mempersempit ruang gerak penyebaran covid-19 dan Omicron Dinas Ketenagakerjaan memperketat kelengkapan dokumen bagi calon pekerja migran yang akan berangkat ke Luar Negeri lewat pembuatan kartu kuning.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.