Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

KPK kembali Tetapkan Satu Tersangka Penyuap Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo

KPK kembali Tetapkan Satu Tersangka Penyuap Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo
KPK kembali Tetapkan Satu Tersangka Penyuap Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo

Penulis : Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta 

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pekerjaan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun 2013-2018.

 

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan setelah melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK menetapkan seorang bernama Tigor Prakasa, dari pihak swasta menjadi tersangka.

 

"Tersangka Tigor Prakasa ini seorang Direktur PT Kediri Putra yang merupakan salah satu kontraktor, banyak mengerjakan berbagai proyek di Dinas PUPR Pemkab Tulungagung," kata Alex dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/3/2022).

 

Lebih lanjut Alex menjelaskan, agar dapat memenangkan dan kembali mengerjakan beberapa proyek di Pemkab Tulungagung diduga ada pendekatan khusus yang dilakukan oleh Tigor kepada beberapa pihak di Pemkab Tulungagung.

 

“Adapun salah satu pihak yang dihubungi Tigor, bisa memenuhi keinginannya adalah Sahri Mulyo selaku Bupati Tulungagung Periode 2013-2018,” ujar mantan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi itu.

 

Alex juga menyebutkan tersangka Tigor diduga memberi sejumlah uang dalam bentuk fee proyek pada Sahri Mulyo dengan nilai besaran bervariasi, menyesuaikan nilai kontrak pekerjaan. 

 

“Fee dari proyek tersebut diduga disepakati baik sebelum maupun setelah proyek dikerjakan,” ujar Alex. 

 

Dari proyek yang dikerjakan tersangka Tigor diantaranya adalah tahun 2016, mengerjakan beberapa proyek dengan total nilai proyek sebesar Rp 64 miliar dan fee yang diberikan diduga sejumlah Rp 8,6 miliar.

 

Atas perbuatan tersebut, tersangka disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf A atau pasal 5 huruf B atau pasal 13 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

Sebagai informasi, perkara ini merupakan pengembangan dari perkara tangkap tangan di tahun 2018 yang sebelumnya KPK telah menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka.

 

Mereka adalah Bupati Tulungagung periode 2013-2018, Syahri Mulyo; Kadis PUPR Kabupaten Tulungagung, Sutrisno dan dua swasta yakni Agung Prayitno dan Susilo Prabowo.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.