Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Lonjakan Pemudik, Bule Australia Maklumi Harus Menunggu Lama untuk Masuk Kapal

Lonjakan Pemudik, Bule Australia Maklumi Harus Menunggu Lama untuk Masuk Kapal
Foto: Simon Francis Hopgood dan istri Mia Hopgood

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Cilegon

Pelabuhan Merak telah mengoperasikan 113 kapal ferry dengan 318 trip untuk memberangkatkan 2.744 penumpang pejalan kaki dan 113.044 penumpang yang menggunakan kendaraan sampai  hari ini, Selasa (26/4).

Meningkatnya jumlah penumpang, menyebabkan pemudik harus bersabar menunggu antrean di dermaga, termasuk salah seorang Warga Negara Asing (WNA) yang turut dalam antrean panjang tersebut.

Ia adalah Simon Francis Hopgood asal Australia, pria berusia 39 tahun ini hendak menuju Lampung untuk mudik ke tempat orang tua istrinya Mia Hopgood yang berkewarganegaraan Indonesia. Pasangan suami istri ini menetap di Bali yang bekerja sebagai kontraktor.

“Kita berangkat dari Bali, kemudian menginap dulu ke Semarang semalam. Kemudian jam 3 subuh kita menuju ke sini. Tadi di perjalanan tidak macet, kita terkendala di sini aja nunggu giliran naik kapal. Kita senang, dua tahun kemarin tidak bisa mudik", kata Mia ketika ditemui Tim TVRINews di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (26/4/2022).

Simon sendiri mengaku sudah empat kali melintas melalui jalur laut di Indonesia. Namun, ia merasa ini merupakan waktu terlama untuk menunggu masuk ke dalam kapal. Sebelumnya, ia terbiasa untuk masuk ke dalam kapal dalam waktu cepat.

“Ya, mulai-mulai ngantuk, kok lama banget mulai ke kapalnya. Ini adalah waktu terlama saya menunggu giliran naik ke kapal, mungkin karena sudah dua tahun tidak ada mudik, kami sangat tertarik tapi lelah,” ujar Simon.

“Indonesia punya 234 juta penduduk saya tidak bisa berekspektasi tinggi, banyak orang yang mau pulang jadi mau gimana lagi, antre adalah menjadi bagian dari warga Indonesia. Saya harus belajar sabar di sini, besok-besok naik pesawat saja,” tutur Simon menambahkan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.