Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, 3 Hotel Melati di Tasikmalaya Disegel

Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, 3 Hotel Melati di Tasikmalaya Disegel
Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, 3 Hotel Melati di Tasikmalaya Disegel

Penulis: Toni Sontani

TVRINews, Tasikmalaya

 

Tim Gabungan dari Pemkot Tasikmalaya melakukan penyegelan atau penutupan tiga hotel yang berada di wilayah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Rabu (19/01/2022) petang.

Hal tersebut dilakukan karena ada dugaan pelanggaran aturan kesusilaan dan Perda Pariwisata. Ketiga hotel masing masing hotel DG, lJ DP diduga kerap dijadikan tempat prostitusi, bukan pasangan sah

"Banyak laporan dari masyarakat terkait adanya kegiatan yang melanggar norma norma, setelah kami lakukan monitoring ternyata benar, ada dugaan prostitusi dan ditemukan botol-botol miras," tegas Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tasikmalaya Dedi Tarhedi.

Proses penyegelan berlangsung aman, pengelola tidak melakukan perlawanan. Petugas memasang segel yang menjadi penanda operasional hotel dihentikan sementara, tanpa didampingi TNI dan Polri.

"Ada pelanggaran Perda Pariwisata, sehingga pihak Dinas Pariwisata memberikan surat kepada kami untuk melakukan penutupan," kata Dedi.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Tasikmalaya Rita mengakui hotel merupakan salah satu aset sektor pariwisata. Namun dia mengingatkan ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Sehingga perlu dilakukan pembinaan hingga penindakan.

"Ini kan karena ada keresahan dari masyarakat, kemudian setelah Satpol PP melakukan monitoring ternyata laporan masyarakat itu benar. Selain itu ada salah satu hotel yang izinnya masih bermasalah," kata Rita.

Salah satu Pengelola hotel Daya Prima Dadan mengaku tidak ada kegiatan prostitusi di hotelnya. 

"Prostitusi nggak ada, saya tidak menjual cewek. Mereka (tamu) bawa sendiri, datang sudah berpasangan, katanya mau istirahat, ya kami terima," kata Dadan.

Sementara itu salah seorang warga setempat menuding hotel itu kerap dijadikan tempat 'bertemu' praktek prostitusi online. 

"Perempuan yang open BO di aplikasi-aplikasi itu mangkalnya disana," ungkap warga.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.