Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

The Daddies Fokus Perebutan Medali Perunggu Lawan Malaysia

The Daddies Fokus Perebutan Medali Perunggu Lawan Malaysia
The Daddies Fokus Perebutan Medali Perunggu Lawan Malaysia

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Tokyo 

Langkah ganda putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 harus terhenti karena kalah di babak semifinal.

Kini, The Daddies -julukan Ahsan/Hendra- langsung fokus menyiapkan diri menghadapi laga perebutan medali perunggu kontra pasangan Malaysia Aaron Chia/Wooi Yik Soh, Sabtu (31/7/2021) besok.

Ahsan/Hendra yang tampil sebagai unggulan kedua dipaksa mengakui kehebatan Yang Lee/Chin-Lin Wang dengan skor 11-21, 10-21 dalam laga semifinal berdurasi 28 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Jumat (30/7/2021). 

“Terima kasih masyarakat Indonesia untuk dukungannya. Mohon maaf kami terhenti di semifinal. Mohon doanya untuk laga perebutan medali perunggu,” kata Hendra dalam keterangan resmi yang diterima oleh TVRINews.com, Jumat (30/7/2021).

Hendra mengatakan kekalahan kali ini dikarenakan penampilan Yang/Chin-Lin yang lebih baik. Pertahanan lawan, kata Hendra, sulit ditembus meskipun mereka sudah mencoba berbagai pola permainan.

“Lawan bagus. Kami sudah menyiapkan strategi dan tak jalan. Kami tertekan sejak awal,” ujar Hendra.

Sementara itu, Ahsan menjelaskan tekanan yang dimaksud bukan dikarenakan beban medali emas yang dibebankan kepada sektor ganda putra. Ahsan/Hendra secara tak langsung tampil sebagai tulang punggung, khususnya setelah unggulan satu dunia dari Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo terhenti di perempat final.

“Bukan karena pressure (target emas). Secara mental kami siap, tetapi kenyataan di lapangan memang lawan menekan kami dengan pola permainannya,” ucap Ahsan.

"Ini masalah teknis di lapangan, kami tertekan di lapangan bukan karena kami diandalkan. Lawan menekan kami banget. Saya rasa ini  adalah laga paling sulit dari pertemuan kami sebelumnya. Kami mencoba segala cara, tetapi tak ada celah,” tutur Ahsan menambahkan.

Dalam laga perebutan medali perunggu, Ahsan/Hendra bertemu Aaron/Wooi. Pasangan asal Malaysia ini kalah 22-24, 13-21 dari unggulan tiga China Jun Hui Li/Yu Chen Liu di semifinal. Pada fase Grup D Olimpiade Tokyo, Ahsan/Hendra pernah mengalahkan Aaron/Wooi dengan skór 21-16, 21-19.  

Meski demikian, pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengatakan laga perebutan perunggu besok berbeda dengan fase grup. Aaron/Wooi juga tak bisa dianggap enteng. Apalagi, pasangan Malaysia ini juga berhasil menyingkirkan The Minions -julukan Marcus/Kevin-.

“Bertemu pasangan Malaysia, belum tentu bisa menang. Atmosfernya berbeda karena sudah perebutan medali perunggu. Yang sudah terjadi, biarlah lewat. Semoga malam ini, Ahsan/Hendra bisa kembali tenang dan semangat sehingga mereka bisa menjaga pikiran dan fokus untuk mendapat medali perunggu. Motivasi ini yang harus dipertajam,” kata Herry.

“Sebagai pelatih, saya juga harus mengoreksi, mencari kelemahan lawan dan mencari cara untuk mengatasi mereka," ujar Herry melanjutkan.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.