Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Satgas BLBI Sita 4 Bidang Tanah di Karawang Bernilai Rp2,61 Miliar

Satgas BLBI Sita 4 Bidang Tanah di Karawang Bernilai Rp2,61 Miliar
Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban selaku Ketua Harian Satgas BLBI menyampaikan outstanding nilai utang PT TPN kepada pemerintah yang ditagihkan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).

Penulis: Naufal Lanten

TVRINews, Karawang

 

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) melakukan penyitaan aset jaminan PT Timor Putera Nasional (TPN).


Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban selaku Ketua Harian Satgas BLBI menyampaikan outstanding nilai utang PT TPN kepada pemerintah yang ditagihkan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) sebesar Rp2,61 miliar. 


Ditambahkannya bahwa jumlah tersebut setelah ditambahkan Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara 10 persen dan sesuai dengan PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009.


“Penagihan kewajiban PT TPN berasal dari kredit beberapa bank,” kata Rionald Silaban, Jumat (05/11).


Rio menjelaskan penagihan yang dilakukan oleh PUPN telah sampai pada tahap penerbitan surat sita atas aset jaminan PT TPN. 


“Namun pelaksanaan sita terhadap aset belum dapat dilaksanakan karena kendala di lapangan dan hari ini dilaksanakan,” ujarnya.


Adapun juru sita PUPN melakukan penyitaan dan pemasangan plang atas 4 aset tanah yang merupakan jaminan kredit PT TPN, antaralain Tanah seluas 530 ribu meter persegi yang terletak di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang sebagaimana SHGB Nomor 4/Kamojing atas nama PT KIA Timor Motors.


Kemudian tanah seluas 98.896  meter persegi di Desa Kalihurip, Kabupaten Karawang sebagaimana Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 22/Kalihurip atas nama PT KIA Timor Motors.


Selanjutnya tanah di Desa Cikampek Pusaka, Kabupaten Karawang dengan luas 100 ribu lebih  meter persegi, sesuai dengan SHGB Nomor 5/ Cikampek Pusaka atas nama PT KIA Timor Motors.


Terakhir Tanah seluas 518.870 meter persegi yang berada di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang, seperti tertera dalam SHGB Nomor 3/ Kamojing atas nama PT Timor Industri Komponen.


“Terhadap aset jaminan PT TPN yang telah dilakukan penyitaan akan dilanjutkan proses pengurusannya melalui mekanisme PUPN yaitu dilakukannya penjualan secara terbuka (lelang),” ucap Rio.


Ia menegaskan Satgas BLBI akan terus melakukan penagihan kewajiban obligor/debitur dan melakukan penguasaan atas aset jaminan agar pengembalian kewajiban dana BLBI segera terealisasi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.