Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

BKSDA Bengkulu Kembali Pantau Harimau Sumatera di UPT Mukomuko

BKSDA Bengkulu Kembali Pantau Harimau Sumatera di UPT Mukomuko
Tim BKSDA Bengkulu bersama KPHK dan DLHK resort Mukomuko kembali memantau keberadaan Harimau Sumatera di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Desa Lubuk Talang

Penulis : Dedy

TVRINews, Bengkulu

 

Tim BKSDA Bengkulu bersama KPHK dan DLHK resort Mukomuko kembali memantau keberadaan Harimau Sumatera di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Desa Lubuk Talang, Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko dengan mengecek langsung ke lokasi.

Dari hasil pengecekan di lokasi BKSDA menemukan bekas jejak telapak kaki Harimau di sekitar pemukiman warga. Namun untuk tindakan selanjutnya, petugas masih akan menunggu instruksi lebih lanjut dari BKSDA Provinsi Bengkulu.

“Malam tadi baru pulang dari Malin Deman. Untuk konflik Harimau kita masih tunggu instruksi dari pimpinan.“ Jelas Asep M Nasir, Kepala KPHK Resort Mukomuko, melalui pesan Whatsapp, Rabu (9/3/2022) siang.

Sebelumnya, Petugas BKSDA, Rasidin mengatakan BKSDA Bengkulu telah menerima informasi adanya dugaan serangan Harimau terhadap 1 ekor ternak Sapi milik warga di UPT Lubuk Talang. Menanggapi informasi tersebut, BKSDA memasang perangkap untuk menangkap Harimau yang berkeliaran di sekitar areal pemukiman penduduk tersebut.

Namun, dari hasil tangkapan kamera jebak yang dipasang di lokasi di UPT Lubuk Talang pihaknya belum mendapatkan rekaman Harimau yang mendekati perangkap. Melainkan sekerumunan Anjing hutan yang mendekati umpan perangkap.

Untuk itu petugas BKSDA meminta penduduk untuk sementara waktu untuk tidak dulu beraktivitas sebelum BKSDA mengetahui kepastian situasi di lokasi konflik.

“Tim BKSDA Bengkulu akan mengecek ke situ (Lubuk Talang, Malin Deman), kemungkinan kita akan pasang perangkap. Namun kita akan pelajari dulu sejauh mana kemungkinan akan dipasang nya jebakan.” Ujarnya.

“Kemarin kebetulan kamera trap kita dipasang di situ, kita tidak merekam adanya Harimau yang mendekat,  tapi ada ajag. Ajag itu semacam Anjing hutan satu kelompok mendekati kandang kita. Kemudian umpan di dalam kandang itu berupa Anjing, dan kita lepas waktu itu.“ Ungkap Rasidin.

Rasidin menambah kan BKSDA Bengkulu dan Pemda Mukomuko tetap mengupayakan penanganan lebih jauh atas konflik manusia dan Harimau di lokasi UPT Lubuk Talang, Malin Deman, Mukomuko.

Sementara itu, Sekcam Malin Deman, Deska membenarkan kejadian yang menimpa ternak Sapi milik Fathan, warga UPT Lubuk Talang Sabtu (5/3/2022) dini hari.

1 ekor Sapi dimangsa Harimau saat tengah lepas kandang di sebuah lahan kosong milik warga setempat. Sapi dimangsa dibagian leher dan ekor hingga mengakibatkan kematian.

“Benar kejadian, Sabtu lalu, dini hari.Sapi milik pak Fathan.“ Pungkas Deska.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.