Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pemprov Bengkulu Bersama Kejaksaan Tinggi, Polda Dan BPKP Lakukan Pembinaan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2022 di Sejumlah Daerah

Pemprov Bengkulu Bersama Kejaksaan Tinggi, Polda Dan BPKP Lakukan Pembinaan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2022 di Sejumlah Daerah
Pemprov Bengkulu Bersama Kejaksaan Tinggi, Polda Dan BPKP Lakukan Pembinaan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2022 di Sejumlah Daerah

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Bengkulu

 

Dalam sosialisasi pengelolaan Dana Desa di Seluma, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menerangkan porsi penganggaran Dana Desa tahun ini tak banyak berubah dari tahun sebelumnya.

Yakni 40 persen untuk BLT dan sisanya untuk pemberdayaan dan pembangunan lingkup desa. Pemerintah Desa juga diimbau tak perlu ragu menggunakan Dana Desa yang pengelolaannya secara transparan dan akuntabel.

“Melalui musyawarah desa yang melibatkan perangkat desa, BPD, serta unsur masyarakat, susun dan rencanakan program-program prioritas. Pendampingan oleh PMD akan menentukan mana yang boleh diakomodir melalui Dana Desa dan mana yang tidak boleh. Selain pengelolaannya yang transparan, pendampingan ini untuk menghindarkan keraguan bahkan penyalahgunaan anggaran.”  Terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Undang-undang Desa, lanjut Rohidin, menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain kewenangan, desa juga diberikan sumber dana agar dapat mengelola potensi yang dimiliki serta meningkatkan ekonomi desa.

Gubernur menambahkan, saat ini pemerintah terus mendorong inovasi dari desa. Program Desa Wisata dan Desa Digital diharapkan mampu diterjemahkan dan dimanfaatkan Pemerintah Desa untuk mengoptimalkan potensi desa, sumber daya, dan optimasi produk unggulan. Warkop Digital, juga mendorong literasi digital, literasi keuangan, serta promosi potensi desa.

Sementara, Bupati Seluma Erwin Octavian menyatakan 182 desa di Seluma sangat terbantu pembangunan dan pemberdayaannya dengan adanya Dana Desa. Ia memaparkan, sejak 2015 setidaknya Rp.1,172 triliun dana desa dikucurkan. Tahun 2022 ini, Kabupaten Seluma mendapatkan lebih dari Rp.135 miliar.

“Masih ada silpa Rp.7,6 miliar yang akan dimasukkan di APBD tahun 2022 ini,” Ujar Erwin.

Dirinya juga mengapresiasi pendampingan pengelolaan Dana Desa oleh beberapa pihak. Menurutnya, adanya sistem keuangan desa dan pendampingan dari pihak-pihak yang berkompeten, akan membantu Pemerintah Desa mengelola secara transparan dan akuntabel, sehingga output-nya adalah pembangunan desa yang berkelanjutan dan menghindarkan kepala desa dari masalah dalam penggunaan Dana Desa.

Secara keseluruhan, Dana Desa yang dikucurkan di Provinsi Bengkulu mencapai 1 Triliun. Berikut rekapitulasi Dana Desa Tahun Anggaran 2022 di Bumi Rafflesia:

  1. Kabupaten Bengkulu Selatan : Rp.102 Miliar
  2. Kabupaten Bengkulu Utara : Rp.164,5 Miliar
  3. Kabupaten Rejang Lebong : Rp.104,3 Miliar
  4. Kabupaten Kaur : Rp.135,2 Miliar
  5. Kabupaten Seluma : Rp.135,2 Miliar
  6. Kabupaten Mukomuko : Rp.114 Miliar
  7. Kabupaten Lebong : Rp.71,4 Miliar
  8. Kabupaten Kepahiang : Rp.78,2 Miliar
  9. Kabupaten Bengkulu Tengah : Rp.104,1 Miliar

  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.