Trending

  • Selasa, 29 November 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Kasus Suap Mantan Wali Kota Yogyakarta, Summarecon Siap Bekerjasama dengan KPK

Kasus Suap Mantan Wali Kota Yogyakarta, Summarecon Siap Bekerjasama dengan KPK
Mantan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (rompi oranye)

Penulis: Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Vice President Real Estate PT Summarecon Tbk Oon Nusihono sebagai tersangka pemberi suap kepada mantan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. 

PT Summarecon Tbk pun menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di KPK. Pengembangan properti itu mengutarakan akan siap bekerja sama dengan KPK. 

“Kami Summarecon berkomitmen menghormati proses hukum yang tengah berlangsung di KPK dan siap bekerja sama dengan seluruh pihak terkait agar proses hukum dapat segera terselesaikan dengan baik,” kata GM Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk Cut Meutia lewat keterangan tertulis, Sabtu (4/6/2022). 

Sebelumnya, dalam Konferensi Pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/6) kemarin, Wakil KPK Alexander Marwata menyampaikan tahun 2019, Oon melalui Dandan Jaya K, Direktur Utama PT Java Orient Property mengajukan permohonan IMB untuk pembangunan Royal Kedhaton yang berada di Kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Untuk memuluskan pengajuan tersebut, Oon dan Dandan diduga mendekati dan berkomunikasi dengan Haryadi. KPK menduga Haryadi berkomitmen mengawal permohonan izin IMB dan memerintahkan Kadis PUPR untuk segera menerbitkan izin itu. 

Dinas PUPR sebenarnya menemukan beberapa syarat pembangunan yang belum dipenuhi. Namun, Haryadi diduga memberikan surat rekomendasi untuk mengakomodasi penerbitan IMB Royal Kedhaton, hingga akhirnya Pemkot Yogyakarta menerbitkan IMB pada 2 Juni 2022.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.