Trending

  • Minggu, 3 Juli 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Kisah Pilu Polisi Penjaga Pos Pantauan Arus Mudik, 12 Tahun Tak Pernah Merasakan Lebaran Idul Fitri

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Garut


Momen mudik Lebaran 2022 menggoreskan kisah tersendiri bagi sebagian orang. Tak hanya para jurnalis yang sibuk melaporkan kondisi lalulintas saat libur lebaran, namun petugas kepolisian juga ikut berada di sejumlah titik untuk mengamankan arus kendaraan para pemudik.

Ada kisah menarik dari seorang anggota polisi yang selalu berjaga di jalanan untuk mengamankan arus lalu lintas para pemudik.

Kisah ini dituturkan oleh Kompol Krisna Irawan yang mengatakan bahwa dirinya sudah puluhan tahun lamanya merelakan waktu lebaran nya untuk menjaga keamanan dan kelancaran di masa mudik. Kadung menjadi anggota Polri pun tak membuatnya menyesalkan pilihannya.

"Saya selalu dapat tugas di lapangan saat arus mudik dan balik, kurang lebih sudah 12 tahun saya tidak merasakan makan bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri," kata Krisna kepada TVRINews, di Pos Terpadu Kadungora, Kamis (5/5/2022).

Lebih lanjut, pria berusia 56 tahun itu kembali berkisah bahwa dirinya terkadang sedih jika melihat ada seorang yang bisa berkumpul dengan keluarganya saat Hari Raya Idulfitri.

"Beberapa kali istri saya pernah marah dengan mengatakan 'tidak usah pulang, urus saja sana jalan' hati saya sangat sedih kalau mendengar ucapan itu," ucap Krisna dengan mata berkaca-kaca.

Kapolsek Kadungora itu kadang tak kuasa menahan kesedihannya ketika hendak pergi bertugas dan meninggalkan anak-anaknya.

"Saya berangkat kerja itu pukul 07.30 dan baru pulang dinihari pukul 02.00 WIB. Jarang sekali bisa mengobrol dengan anak-anak, apalagi berkumpul dengan keluarga," ucapnya.

Ketika bertugas di lapangan, pria yang memiliki tiga anak itu bercerita tak jarang dirinya dan polisi lain acap kali terlibat debat kecil dengan masyarakat. Namun, ia meyakinkan bahwa cara meminimalisasi dengan komunikasi yang kuat.

"Sejauh ini tidak ada (kesan tak menyenangkan). Tapi pernah kan masyarakat bertanya ‘bagaimana kok bisa’, ya lalu kita jelaskan misalnya karena arus lalu lintas padat maka terjadi penumpukan kendaraan,” tutur dia.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.